Rasis ke Natalius Pigai, Pendukung Jokowi Malah Saling Membela

oleh -75 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Munculnya postingan Ketua Umum Pro Jokowi- Ma’ruf Amin (Pro Jamin) Ambrocius IM Nababan mengundang komentar banyak pihak, salah satunya dari Ketum Barak Join.

Menurut Ketua Umum Barisan Penggerak Rakyat Jokowi (Barak Join), Ali Nugroho, isu rasisme merupakan isu lama yang juga pernah terjadi pada 2018 silam.

Aparat penegak hukum diharapkan untuk mencari dalang yang memainkan isu rasisme hingga ramai di media sosial saat ini.

Isu rasisme yang dimaksud adalah munculnya postingan dari Ketua Umum Pro Jokowi- Ma’ruf Amin (Pro Jamin) Ambrosius IM Nababan.

“Saat ini sangat kencang, banyak orang-orang yang bertujuan untuk mendiskreditkan Jokowi. Baik itu di dalam maupun di luar. Bermain isu rasis sangat tidak dibenarkan karena ada penghukumannya atas konsekuensi dari tindakan tersebut yang sudah diatur dalam UU,” ujar Ali, Ahad (24/1).

Baca Juga  Akibat Hujan Deras, Dua Rumah Warga Tolofuo Tertimpa Tanah Longsor

Sehingga kata Ali, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mendalami.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Tapi jangan pula dibesar-besarkan kasusnya,” katanya seperti dilansir RMOL.

“Karena itu isu lama. Yang harus dicari adalah siapa yang memainkan isu tersebut sehingga ramai di publik,” kata Ali.

Ali pun juga berharap kepada siapapun yang tidak suka dengan pemerintah, untuk lebih mendidik rakyat dengan politik yang baik.

“Jangan penuh hasutan buruk, mencaci maki, terus menabuh kebencian. Jangan pecah belah anak bangsa ini dengan ambisi kekuasaan belaka penuh angkara murka,” jelasnya.

“Sesungguhnya apa pun yang diri sendiri lakukan akan berbalik akibatnya bagi dirinya pula,” kata Ali.

Baca Juga  Soal Rp 5.1 Milyar, DPRD Maluku Diam Membisu

Berita sebelumnya, media sosial diramaikan dengan beredar tangkapan layar unggahan akun bernama Ambroncius Nababan yang dinilai rasis terhadap Natalius Pigai.

Dalam unggahan pada 12 Januari 2021, Ambroncius Nababan menyamakan mantan komisioner Komnas HAM itu dengan gorila.

“Mohon maaf yg sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di Vaksin. Faham?” demikian tulisan dalam unggahan tersebut.

Dalam unggahan itu, sang pemilik akun menyeratakan link pemberitaan berjudul ‘Pigai: Sesuai UU, Rakyat Berhak Menolak Divaksin’.

Sedangkan pada tangkapan layar unggahan kedua, akun Ambroncius Nababan menyandingkan foto Natalius Pigai dengan Gorila dilengkapi dengan meme.

Baca Juga  Tentara Manunggal Masuk Desa di Kepsul

“Edodoeee pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies,” tulis unggahan tersebut.

Akan tetapi, unggahan itu telah hilang diduga dihapus oleh pemilik akun.

Berdasarkan penelusuran PojokSatu.id, akun bernama Ambroncius Nababan kini juga sudah tidak ada lagi.

(red/rmol/pojoksatu)