Ratusan Personil Yonarmed Jember Dikirim ke Maluku Utara

oleh -21 views
Link Banner

Porostimur.com |Jember: Tugas operasi adalah kebanggaan bagi seorang prajurit TNI. Karena prajurit yang melakukan operasi sedang memgemban tugas mulia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI M Herindra Supriyanto, ketika melakukan pemeriksaan kesiapan para prajurit Yonarmed 8/105 Tarik dalam rangka operasi satuan tugas pengaman daerah rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku Utara.

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di lapangan Yonarmed, Sumbersari, Jember, Rabu (25/11) kemarin.

Selain melakukan pemeriksaan, Kasum TNI juga memberikan beberapa arahan dan pesan kepada para prajurit Yonarmed 8/105 Tarik.

Link Banner

Mereka akan bertugas di wilayah Maluku Utara yang merupakan wilayah rawan dan pernah mengalami konflik horizontal.

Herindra Supriyanto menjelaskan, pertama yang harus dijaga oleh para prajurit adalah keimanan kepada Tuhan.

Baca Juga  Pulang Berenang, Rivai Temukan Pacarnya Gantung Diri Pakai Tali Rafia

“Saya yakin kalau kalian beriman maka kalian akan tegas, tidak takut akan hal apapun,” katanya.

Seorang prajurit yang akan bertugas, kata dia, juga harus memahami apa tujuan utama dalam operasi yang akan dijalankan.

“Setiap kegiatan yang paling penting adalah tujuan kita di situ. Jangan sampai kamu tidak paham untuk apa diberangkatkan ke Maluku Utara,” ungkapnya.

Selain itu, jenderal TNI ini juga menegaskan, seorang prajurit juga harus berpegang teguh terhadap aturan-aturan dan hukum yang berlaku. Dia menegaskan, prajurit juga harus menjaga netralitas, tidak berpihak secara parsial. Karena tugas TNI adalah melindungi masyarakat.

“Tugas kalian adalah melindungi semuanya. Jangan sampai kalian malah menjadi bagian dari konflik. Tapi jadilah bagian dari solusi,” jelasnya.

Baca Juga  Sagu Salempeng gelar Evaluasi Program Kerja tahun 2017-2018

Kemudian dirinya juga berpesan agar menghormati hak asasi manusia (HAM) dan tidak berbuat seenaknya. Karena menurut Kasum TNI satu orang berbuat salah maka satu batalion akan terkena Imbasnya.

Diakhir sambutannya, Herindra Supriyanto kembali berpesan agar selalu menjaga soliditas antar lembaga. Baik lembaga kepolisian, pemerintahan daerah, maupun lembaga di masyarakat setempat.

“Ingat kita mempunyai tujuan yang sama. Hanya perannya yang berbeda-beda. Ingat kita harus menghormati peran mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Yon Armed 08/105 Tarik Letkol Arm Ferdian Primadona mengatakan, sebanyak 500 prajurit TNI akan kembali diterjunkan ke medan rawan konflik di Maluku Utara pada medio Desember (15/12) mendatang. Mereka sudah mendapat bekal yang matang untuk menjalankan operasi tersebut. (red/radarjember)