Ratusan siswa SMPN 2 Ambon terpaksa jalani UNKP

oleh -93 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Dikarenakan infrastruktur berupa prasarana pendukung yang kurang memadai, 392 siswa SMP Negeri 2 Ambon batal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Alhasil, ratusan siswa SMPN 2 Ambon ini bakalan mengikuti Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP)

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Kamis (15/3), hal ini dibenarkan Kepala SMPN 2 Ambon, Drs. H. La Siteny.

Menurutnya, pengalihan penyelenggaraan UNBK ke UNKP ini disebabkan minimnya sarana pendukung utama yakni komputer.

Link Banner

Terlebih, jumlah peserta UN SMPN 2 Ambon ini hampir mencapai 400 siswa itu, ternyata tidak sebanding yang jumlah komputer yang tersedia.

Masalah ini, akunya, sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku sebelumnya.

Sayangnya, SKPD dimaksud juga terbentur dengan kendala minimnya anggaran yang tersedia, sehingga tidak bisa membantu pihaknya keluar dari belitan masalah keterbatasan komputer yang ada.

Untuk melengkapi prasarana pendukung penyelenggaraan UNBK nanti, jelasnya, pihaknya masih harus memenuhi kuota 70 unit komputer serta 3 buah server, dengan total anggaran mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga  Tanda-tanda Cewekmu Kena Virus HIV, Cepat Periksa Sebelum Menyesal

Jika masalah ini tidak teratasi dalam waktu dekat, tegasnya, pihaknya terpaksa mengalihkan penyelenggaraan dengan menggunakan metode manual alias kertas dan pensil.

Meski demikian, terangnya, pihaknya berharap bisa memastikan ujian tahun 2019/2020 nanti dengan menggunakan komputerisasi atau berbasis komputer.

Terlebih, timpalnya, pada tahun dimaksud sudah menggunakan kurikulum berbasis K-13.

”Kita tidak bisa memaksakan keadaan baik pihak sekolah, masyarakat, maupun orang tua. Karena pemerintah bekerja sama untuk mendanai kekurangan tersebut, maka kami siap. Tapi, karena pemerintah kekurangan dana, maka kami kembali ke manual,” pungkasnya. (Jessika Soplera)