Rawe-rawe Rantas, Cawe-cawe Nggak Pantes Blas

oleh -92 views

Sekilas memang masuk akal, namun sejatinya itu melanggar konstitusi, sehingga dicarikan legitimasi lain yang tidak melanggar konstitusi. Maka mulailah melalui Muhaimin dimunculkan isu perpanjangan masa jabatan presiden dan Jokowi tiga periode.

Cak Imin mengusulkan jabatan presiden tiga periode dimulai dengan melakukan amandemen UUD 1945 yang membatasi jabatan presiden dua periode. Imin beralasan bahwa dua tahun pandemi membuat Jokowi tak mampu memenuhi janjinya, sehingga dibutuhkan perpanjangan atau masa jabatan presdien menjadi tiga periode.

Usulan Cak Imin pun diamini oleh Luhut Binsar Panjaitan, atas nama big data rakyat Indonesia yang menginginkan pemilu ditunda. Namun sayangnya perdebatan tentang penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan, tiba – tiba karam di tangan Megawati, yang menolak wacana itu semua. Praktis wacana itu berhenti. Lalu apakah Jokowi menyerah?

Baca Juga  Pegawai Honorer Akan Dihapus, Menpan RB Pastikan Tidak Ada Pemecatan

Jokowi adalah tipe orang yang sangat ambisius terhadap apa – apa yang menjadi keinginannya. Salah satu keinginannya adalah jaminan keberlanjutan proyek IKN. Jokowi berharap siapapun kelak yang akan menjadi penggantinya, maka diharapkan akan melanjutkan cita – citanya, karena inilah salah satu warisan yang bisa diandalkan. Namun sayangnya, tak semua capres yang muncul adalah mereka yang bisa diharapkan bisa melanjutkan, capres koalisi perubahan untuk persatuan, Anies Baswedan. Sehingga Anies diposisikan sebagai antitesanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.