Rayakan Hari Merdeka, RSUP Leimena Ambon Adakan Pengobatan Gratis

oleh -97 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. J. Leimena Ambon, akan menggratiskan pelayanan umum khusus penyakit dalam, bagi warga di Maluku yang kurang mampu selama satu bulan, terhitung sejak tanggal 3 Agustus sampai 3 September 2020 mendatang.

Pengobatan gratis ini merupakan persembahan RSUP Leimena kepada warga kurang mampu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-75 tahun,

”Dalam rangka peringatan 75 tahun Kemerdekaan Indonesia, kami dari pihak RSUP Dr. J. Leimena, khusus pelayanan pada poliklinik penyakit dalam, akan memberikan pelayanan gratis, bagi warga di Maluku yang kurang mampu dan khusus penderita penyakit dalam. Target kami, 100 pasien per harinya. Pelayanan dibuka mulai pukul 08:00-14:00 WIT,” ujar Direktur Keuangan dan Umum pada RSUP Leimena Ambon, Ester Manapa Samparaya, Senin (3/8/2020).

Baca Juga  Kapolda Maluku Kunjungi 16 Anggota Polisi Yang Dikarantina di SPN Passo

Ester menambahkan, warga penderita penyakit dalam yang ingin mendapatkan pelayanan secara gratis, cukup membawa keterangan dari RT/RW dan desa tempat tinggalnya yang menyatakan benar-benar warga kurang mampu.

Link Banner
dr. Celestinus Eigya Munthe, S.pkj, M.Kes, Direktur RSUP Leimena Ambon

Sementara itu, Direktur RSUP Leimena Ambon, Celestinus Eigya Munthe, menjelaskan, untuk saat ini RSUP Leimena baru mempunyai 2 dokter spesialis penyakit dalam, 3 orang dokter umum, 20 orang perawat dan 12 orang tenaga kesehatan penunjang yang kami gunakan untuk mengoperasionalkan rumah sakit dalam 1 bulan ini, memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kurang mampu.

”Tujuannya, untuk memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan dengan mudah,” ujarnya.

Menurut Munthe, untuk mencegah membludaknya warga yang datang berobat, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat karena masih di tengah pandemi virus corona.

”Protap kesehatan tetap dijalankan. Ketika masyarakat datang sejak awal, kita sudah menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Biasanya kalau pasien datang langsung masuk saja, sekarang setiap yang datang harus di ukur suhunya dulu. Setelah diukur suhunya, dilakukan pemeriksaan, assesment namanya untuk kemungkinan apakah terduga ada kemungkinan kontak dengan Covid-19 atau penderita Covid-19 atau tidak. Kalau dia tidak ada kontak atau tidak mempunyai kemungkinan untuk terkena penyakit Covid-19, baru kita ijinkan untuk masuk ke lobi rumah sakit. Sebelum masuk rumah sakit, pengunjung wajib cuci tangan. Baru kemudian di registrasi dan petugas kita menggunakan alat pelindung diri semuanya. Jadi kita menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam membuka pelayanan ini,” tegasnya.

Baca Juga  DPR RI dukung pewujudan Ambon kota musik dunia

Munthe menambahkan, pelayanan gratis ini juga dimaksudkan untuk menyambut HUT RI ke-75 tahun dan sebagai wujud Nawacita presiden . Jadi, salah satu point Nawacita presiden, adalah, membangun kesehatan Indonesia bagian timur, dipenuhi oleh pemerintah dengan komitmennya membangun rumah sakit DR. J. Leimena ini, di Ambon. (keket)