Razia di Mardika, pedagang dan 5 jukir liar dibina

oleh -72 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Guna meminimalisir kegiatan premanisme dan calo maupun pungutan liar (pungli) dalam wilayah hukumnya, Polres Pulau Ambon menggelar apel gabungan di halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sirimau, Selasa (8/1), sekitar pukul 16.00 Wit.

Apel gabungan ini dipimpin langsung Kepala Bagian Operasi (Kabag.Ops) Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP AMIN,S.IK, didampingi oleh Kepala Satuan (Kasat) Intelkam Polres P. Ambon dan Pp. Lease, AKP Frangki Tupan, Kasat Sabhara Polres Ambon, AKP Syarifudin, Kapolsek Sirimau. AKP Mido J. Manik,S.IK, KBO Sat Sabhara Polres Ambon, Ipda I. Leatemia.

Apel gabungan ini melibatkan 30 personil gabungan Polres Pulau Ambon dan Polsek Sirimau.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari tubuh Polres Pulau Ambon, menyebutkan apel gabungan ini kemudian dilanjutkan dengan razia pada lokasi Pasar Mardika, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Link Banner

Razia ini dipimpin langsung Kapolres Pulau Ambon dan Pp. Lease, AKBP. Sutrisno Hadi Santoso,S.IK.

Baca Juga  Pakai Jersi Hijau, Bukti Kepedulian Real Madrid pada Isu Lingkungan

Dalam razia dimaksud, aparat kepolisian menghimbau agar para pedagang tidak menggunakan badan jalan raya untuk melakukan aktivitas jual beli.

Diharapkan sejak Rabu (9/1), para pedagang tidak lagi menggunakan badan jalan raya sebagai lokasi untuk melakukan transaksi jual beli.

Selain teguran dan himbaun ini, dalam kegiatan razia di dalam Terminal Mardika, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan 5 orang juru parkir (jukir) liar.

Selain diamankan ke Markas Polres (Mapolres) Pulau Ambon dan Pp. Lease, kelim jukir liar ini juga diberikan pengarahan dan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Razia ini pun dipungkaskan pada pukul 17.30 Wit tanpa adanya halangan yang berarti. (keket)