Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Magis Final Zinedine Zidane Masih Ampuh

oleh -69 views
Link Banner

Porostimur.com | Jeddah: Real Madrid meraih titel pertamanya musim ini. Los Blancos keluar sebagai pemenang di Derby Madrid melawan Atletico Madrid pada final Piala Super Spanyol yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Senin (13/01) dini hari WIB.

Real Madrid arahan Zinedine Zidane tetap mengandalkan taktik lima gelandang dengan memainkan Luka Modric, Isco, Federico Valverde, Casemiro, dan Toni Kroos di lini tengah.

Sementara Atletico Madrid asuhan Diego Simeone turun dengan formasi 4-4-2 dengan mengandalkan Joao Felix dan Alvaro Morata di lini depan. Sedari awal pertandingan dimulai Real Madrid sudah mengambilalih permainan dengan dominasi penguasaan bola sebesar 66 persen berbanding 34 persen.

Atletico, tipikal gaya bermain Simeone, memang lebih banyak bertahan. Tapi serangan balik mereka tetap memberikan ancaman bagi pertahanan Real Madrid. Kedua tim menciptakan banyak peluang di babak pertama dan tidak dapat menyelesaikan satu pun menjadi gol.

Link Banner

Thibaut Courtois dan Jan Oblak, kiper kedua tim, dipaksa melakukan sejumlah penyelamatan dari peluang yang diciptakan Joao Felix dan Casemiro. Babak pertama berakhir tanpa gol.

El Derbi Madrileno

Pun demikian di babak kedua. Real Madrid dibuat frustrasi menembus ketatnya pertahanan Atletico. Belum lagi dengan penampilan heroik Jan Oblak ketika menjaga gawangnya. Laga berlanjut hingga babak tambahan.

Baca Juga  KNPI Desak Jokowi Tetapkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional

Drama terjadi di babak tambahan karena Madrid harus bermain dengan 10 pemain ketika Valverde menjatuhkan Morata di menit 115. Valverde melakukan profesional foul (pelanggaran profesional) karena Morata sudah berlari melewati pertahanan dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Courtois.

Siapa sangka keputusan Valverde itu tepat karena Atletico tak mampu mencetak gol dengan keunggulan pemain yang mereka miliki. Malah di drama adu penalti Real Madrid menang 4-1 setelah dua eksekutor penalti Atletico, Thomas Partey dan Saul Niguez, gagal mencetak gol.

Sementara empat eksekutor penalti Madrid: Sergio Ramos, Luka Modric, Rodrygo Goes, dan Dani Carvajal, menjalankan tugasnya dengan baik.

Real Madrid memenangi Piala Super Spanyol dan magis final Zinedine Zidane masih bekerja dengan baik alias tokcer (manjur). Menurut catatan Squawka, Zidane kini telah memenangi tiap laga final ketika melatih Madrid dari periode pertama hingga kedua.

Rinciannya: dua titel Piala Super Spanyol, dua Piala Dunia Antarklub, dua Piala Super Eropa, dan tiga Liga Champions.

Valverde Pemain Terbaik

Federico Valverde, bukan kiper Thibaut Courtois, yang secara mengejutkan memperoleh gelar pemain terbaik meski kena kartu merah di final Piala Super Spanyol di Jeddah Arab Saudi, tadi malam.

Baca Juga  Police go to school sasar SMPN 2 Ambon

Aksi-aksi kiper Real Madrid Thibaut Courtois yang berhasil melakukan sejumlah penyelamatan selama 120 menit, serta melakukan pemblokiran tendangan Thomas Partey saat adu penalti melawan Atletico, memang sangat penting. Namun gelar pemain terbaik pada laga Piala Super Spanyol tadi malam diberikan kepada Federico Valverde.

Valverde dinilai mengambil keputusan sangat cepat dan penting saat sebuah serangan balik kilat sampai ke Alvaro Morata, yang melaju cepat dan sendirian menuju gawang Los Blancos. Sedikit lagi mantan pemain Real Madrid dan Juventus itu akan masuk kotak penalti dan berhadapan satu-lawan-satu dengan Courtois. Pemain Uruguay itu kemudian mengambil keputusan sangat penting yang mengubah jalannya pertandingan. Ia menjepit kaki Morata dan menjatuhkan striker Atletico itu sekitar satu meter sebelum masuk kotak penalti.

Terang saja Valverde memperoleh kartu merah dari wasit karena Morata dalam peluang besar untuk mencetak gol. Namun jika ia tidak melakukan pelanggaran tersebut dan membiarkan Morata masuk ke dalam kotak, situasi lebih buruk bisa terjadi. Gol kemungkinan besar akan terjadi dan Real Madrid akan kalah dalam final Piala Super ini. Jadi keputusan yang dibuat oleh pemain 21 tahun tersebut sangat disesalkan karena mengurangi jumlah pemain Los Blancos menjadi 10 orang, namun harus dilakukan demi menghindari kekalahan Real Madrid pada masa perpanjangan waktu, menit 114.

Baca Juga  Setahun puncaki Kota Ambon, Louhenapessy akui masih ada kekurangan

Pengorbanan Valverde terbukti benar. Dalam adu penalti dua pemain lawan, yakni Saul Niguez dan Thomas Partey, gagal melaksanakan tugasnya. Kieran Trippier berhasil menipiskan skor 3-1 tapi Sergio Ramos selaku eksekutor keempat tak berbuat kesalahan. Dengan posisi 4-1 sudah mustahil Atletico menyusulnya. 

Real Madrid pun merebut trofi kesembilan dari sembilan final yang diikutinya di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Susunan Pemain

Real Madrid (4-3-2-1): Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Ferland Mendy; Federico Valverde, Casemiro, Toni Kroos (Vinicius 103′); Luka Modric, Isco (Rodrygo 60′); Luka Jovic (Mariano Diaz 83′).

Atletico Madrid (4-4-2): Jan Oblak; Renan Lodi (Marcos Llorente 89′), Jose Gimenez (Stefan Savic 98′), Felipe Augusto de Almeida Monteiro, Kieran Trippier; Saul Niguez, Thomas Partey, Hector Herrera (Vitolo 56′), Angel Correa; Joao Felix (Santiago Arias 101′), Alvaro Morata.