Reka Ulang, 4 Laskar FPI Masih Hidup saat Ditangkap di Rest Area KM 50

oleh -21 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Keterangan baru meluncur dari pihak kepolisian terkait penyebab kematian Laskar FPI. Setelah pada konferensi pers perdana polisi menjelaskan proses tembak menembak antara polisi dan Laskar FPI, kini ada informasi baru terkait penyebab kematian empat dari enam laskar FPI yang terkuak dari rekonstruksi kejadian yang berlangsung pada Senin (14/12) dini hari WIB.

Polisi mengatakan, dua dari enam laskar ditembak ketika proses kejar-kejaran. Dan empat lain berhasil ditangkap hidup-hidup dan dimasukkan ke mobil polisi untuk digelandang ke kantor polisi.

Namun, dalam perjalanan di kantor polisi, tepatnya di KM 51, keempat laskar disebut polisi melakukan perlawanan dalam mobil sehingga ditembak hingga tewas. Polisi berdalih, keempat laskar itu bisa melakukan perlawanan karena tak diborgol.

Baca Juga  Sore mengurung diri, malamnya gantung diri

“Dalam perjalanan tidak jauh dari KM 50 sampai 51-51,2 terjadilah penyerangan atau merebut senjata anggota dari pelaku dalam mobil. Di situlah terjadi upaya penyidik yang ada dalam mobil untuk lakukan tindakan pembelaan. Sehingga, keempat pelaku tersebut semua mengalami tindakan tegas terukur anggota yang ada dalam mobil,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian S Djajadi, usai rekonstruksi, Senin (14/12/2020).

Rekonstruksi kejadian penembakan enam anggota FPI di jalan Tol Jakarta-Cikampek oleh Bareskrim Polri dimulai dari titik pertama, berlokasi antara Gerbang Tol Karawang dengan Bundaran Badami, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12) dini hari WIB. Selama rekonstruksi, di titik lokasi pertama yang merupakan akses jalan ke Gerbang Tol Karawang Barat itu benar-benar steril.

Ratusan personel kepolisian tersebar di sejumlah titik pertama di lokasi rekonstruksi itu. Rekonstruksi itu sendiri digelar di empat titik.

Baca Juga  Babinsa Koramil 02/Sirimau Dampingi Tim Kesehatan Swab Test Warga

Untuk rekonstruksi di titik pertama, di jalan Interchange Karawang Barat, tepatnya di sekitar Bundaran Badami Karawang, dimulai pada Senin dini hari sekitar pukul 00.35 WIB. Di titik atau lokasi kejadian pertama, terdapat adegan dua mobil yang diduga dari rombongan Habib Rizieq Shihab menghadang petugas.

Di titik itu, salah satu kendaraan yang ditumpangi rombongan anggota FPI menabrak kendaraan petugas dan langsung kabur atau melarikan diri. Lalu, di jalan sebelum Bundaran Badami, di titik rekonstruksi yang sama, kendaraan lain rombongan FPI menghadang kendaraan petugas.

Saat itu, empat orang pelaku turun dari mobil sambil membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan ke arah petugas. Petugas melakukan penembakan peringatan sambil berteriak, “Anggota polisi, jangan bergerak.”

Lalu, para pelaku masuk ke dalam mobil. Tetapi, pelaku lainnya justru melakukan penembakan ke arah mobil petugas. Kemudian, petugas pun melakukan penembakan kembali ke arah mobil pelaku.

Setelah itu, pelaku masuk mobil dan kabur ke arah jalan Tol Jakarta-Cikampek. Usai adegan itu, kegiatan rekonstruksi dilanjutkan di titik yang kedua.

Baca Juga  Pastikan Gudang Penyimpanan Vaksin Sinovac Aman, Detasemen Gegana Brimob Polda Maluku Rutin Lakukan Patroli

(red/republika)