Rencana Kecurangan Terendus di Taipei

oleh -85 views
Tarmidzi Yusuf

Oleh: Tarmidzi Yusuf, Kolumnis

Banyak rakyat Indonesia berdoa. Doa tulus rakyat Indonesia agar orang-orang berniat curang di Pemilu 2024 Allah hentikan. Dihentikan gerakan kecurangan dengan infrastruktur kecurangan yang mereka miliki atau Allah subhanahu wata’ala buka rencana kecurangan mereka sebelum hari pencoblosan agar rakyat teriaki bersama-sama pemilu curang.

Rakyat juga selalu berdoa agar Pemilu 2024 berlangsung secara jujur dan adil. Tidak cukup Pemilu damai. Pemilu jujur dan adil pasti damai. Tapi, pemilu damai tak mensyaratkan jujur dan adil. Damai belum tentu jujur dan adil. Jujur dan adil pasti damai.

Tak cukup deklarasi pemilu damai. Rakyat tak boleh digiring dan ditekan untuk berdamai dengan kecurangan. Bukan pula rakyat diajak berdamai dengan cawe-cawe Presiden Jokowi untuk memenangkan putra mahkotanya sebagai calon wakil presiden.

Apalagi keinginan kekuasaan dan kekuatan politik tertentu ingin Prabowo-Gibran menang satu putaran. Infrastruktur politik telah disiapkan secara terstruktur, sistematis dan masif untuk menang satu putaran.

Berita terendusnya rencana kecurangan terungkap jauh dari Taipei. Berita ini tidak mengejutkan rakyat Indonesia. Sudah rakyat duga. Rakyat sudah mencium aroma tak sedap Pemilu 2024. Kecurangan akan lebih brutal dari Pemilu 2019. Wait and see Waspada! Kawal TPS dan kotak suara.

Viral WNI di Taipei terima surat suara seperti dilansir detik.com (26/12/2023). Dengan enteng Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut ada kelalaian atau ketidakcermatan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Taipei terkait lembaran surat Pemilu sudah diterima oleh WNI.

Surat suara yang sudah terdistribusi ke PPLN di Taipei sebanyak 230.307 lembar. Semestinya didistribusikan ke pemilih pada 2-11 Januari 2024. Sebanyak 31.276 dari 175.145 lembar dikirim via pos sudah dikirim PPLN Taipei kepada pemilih.

Baca Juga  Prajutit Kodam Pattimura Panen Medali di The 5Th National Open Karate Championship 2024, Pangdam Bangga

Menurut data dari KPU, jumlah pemilih untuk pemilih luar negeri di 128 negara perwakilan, dengan jumlah PPLN, KSK dan Pos sebanyak 3.059. Jumlah pemilih laki-laki 751.260, perempuan 999.214, total pemilih laki-laki dan perempuan di luar negeri 1.750.474.

Total DPT luar negeri yang berjumlah 1.750.474 pemilih mengalahkan jumlah pemilih di beberapa provinsi di Indonesia. Sumatera misalnya Bengkulu, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung. Bahkan jumlah pemilih luar negeri mengalahkan jumlah pemilih di Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku dan Papua.

Bukan rahasia umum lagi. Menurut seorang pensiunan bintang dua Angkatan Darat beberapa waktu lalu. Ia pernah menjadi bagian dari operasi pemilu curang. Banyak kertas suara di luar negeri dicoblos sendiri oleh oknum PPLN, katanya dengan penuh penyesalan karena telah mengkhianati rakyat.

Baca Juga  Eks Jenderal Zionis: Angkatan Darat Israel Kacau Total dalam Perang Gaza

Modus lain adalah para WNI di Taiwan, Arab Saudi dan beberapa negara lainnya tidak mendapat izin majikannya untuk menggunakan hak pilihnya.

“Mereka melakukan makar (tipu daya), dan Allah membalas makar (tipu daya) mereka itu. Dan Allah sebaik-baiknya Pembalas makar (tipu daya).” [QS. Ali Imran: 54]

Bandung, 14 Jumadil Tsani 1445/27 Desember 2023

No More Posts Available.

No more pages to load.