Reuni Berujung Asmara Terlarang, Pria Ini Sebar Foto Bugil Pacar Gelap

oleh -161 views
Link Banner

@Porostimur.com | Blitar : Seorang wanita asal Gresik melaporkan selingkuhannya warga Jawa Tengah ke Mapolres Blitar. Pasalnya, sang selingkuhan sengaja menyebar foto bugilnya di medsos. Motif pelanggaran UU ITE ini juga diwarnai unsur pemerasan terhadap korban.

Wanita Gresik itu berinisial S (45) itu mengaku kaget mendapat laporan teman-temannya di Blitar. S mendapati kenyataan, jika foto bugilnya terpampang di akun medsos pribadinya. Padahal, dia sendiri tidak bisa membuka akun medsosnya untuk menghapus postingan pornografi itu.

Usut punya usut, ternyata S pernah memberikan password akun medsos itu ke pria selingkuhannya. Dari penelusuran tim penyidik Satreskrim Polres Blitar, akhirnya pelaku bernama Herman Taufik (44) berhasil ditangkap. Herman ditangkap dalam perjalanan dari Jawa Tengah menuju Gresik.

Baca Juga  Hanya 3 hari, paslon wajib lengkapi berkas pencalonan

Warga Desa Banjar Parakan, Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini mengaku mempunyai hubungan asmara dengan S. Padahal keduanya telah memiliki pasangan sah.

Link Banner

“Awalnya mereka berdua berkenalan di facebook karena sama-sama alumni SMP di Blitar. Kemudian setelah reuni, hubungannya makin intensif ke arah asmara,” kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Effendi, Rabu (28/8/2019).

Keduanya sering chating dan video call, layaknya sepasang suami istri. Herman kerap meminta S bertelanjang, ketika mereka sedang melakukan video call. Saat S telanjang inilah, Herman menscreenshot gambar S.

Tanpa curiga, S juga tak berpikir panjang menyerahkan password akun medsosnya kepada Herman.
Alasan Herman, untuk mengetahui teman-teman mereka satu angkatan dari sekolah yang sama di Blitar.

“Hasil pemeriksaan, Herman ternyata juga pernah meminta sejumlah uang pada S. Tapi untuk jumlahnya belum kami ketahui,” ungkap Sodik.

Baca Juga  Berkat 2 Gol Indah, Real Madrid Geser Barcelona dari Puncak Klasemen

Entah karena masalah uang atau lainnya, S mulai enggan mengangkat telepon jika Herman menghubunginya. Akibatnya, Hermanpun mengancam akan menyebar foto telanjangnya ke medsos. Namun S tak mengira, jika ancaman itu benar-benar dilakukan Herman.

“Jadi korban tahu kalau foto bugilnya tersebar di medsos itu setelah dilapori temannya di Blitar. Korban bergegas kesini untuk membuktikan laporan temannya dan ternyata benar. Korban langsung melaporkannya kami dan kami tangkap pelaku dalam perjalanan menuju Gresik,” jelasnya.

Polisi akan menjerat Herman dengan pasal 45 (1), (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (web-dtc)