Revolusi Skuad Lakers Usai Juara NBA 2020

oleh -5 views
Link Banner

Porostimur.com | Los Angeles: Seusai menjadi juara NBA 2020, Los Angeles Lakers melakukan perombakan skuad. Dua pemain berpengalaman mereka, Rajon Rondo dan Dwight Howard, memutuskan tak memperpanjang kontrak.

Rondo dikabarkan hijrah ke tim Wilayah Timur Atlanta Hawks dan mendapatkan kontrak dua tahun senilai USD15 juta atau sekitar Rp 212 miliar. Pebasket berusia 34 tahun itu sudah berpamitan dengan Lakers dan menolak opsi pemain senilai USD2,5 juta (Rp35 miliar) untuk musim NBA 2020–2021. 

“Terima kasih kepada Lakers yang telah memberi saya kesempatan bermain untuk tim yang luar biasa. Profesionalisme dan dukungan dari semua pihak adalah sesuatu yang sangat saya syukuri. Bersama teman-teman, ada persaudaraan yang luar biasa yang hanya kami yang tahu,” tulis Rondo di akun media sosialnya seperti dilansir espn.

Baca Juga  BUMN Ramai-Ramai Tagih Utang Ratusan Triliun ke Pemerintah, Ini Daftarnya

Bukan kabar yang mengejutkan bila Rondo akhirnya menerima pinangan Hawks. Sebab tawaran mereka lebih besar daripada yang dia dapatkan andai tetap bertahan di Lakers. Ini sekaligus membuat Hawks menjadi tim Wilayah Timur ketiga yang dibela point guard kelahiran Louisville, 22 Februari 1986 itu setelah 15 tahun berlaga di NBA.

Hawks absen dari persaingan playoff NBA tiga musim terakhir. Di musim 2019–2020, mereka hanya bisa menempati urutan ke-14 di klasemen Wilayah Timur dengan rekor pertandingan 20-47. Untuk musim depan, mereka tampaknya lebih serius. Sebelum Rondo datang, Hawks lebih dulu mengakuisisi bintang muda Kris Dunn dari Chicago Bulls.

Adapun Howard telah diumumkan bergabung dengan Philadelphia 76ers. Hal ini pertama kali dikabarkan oleh The Athletic. Pebasket berusia 34 tahun itu dikontrak 1 tahun senilai USD 2,6 juta (Rp36 miliar). Dia pun menjadi pemain bebas pertama yang bersepakat dengan Sixers di jeda musim kali ini.

Baca Juga  Jangan Belokan Pemahaman Tentang Manfaat Tanaman Ganja Sekilas Tentang Tanaman Ganja

Meski begitu Lakers berhasil mendapatkan Sixthman of the Year NBA 2020 yang juga pemain Los Angeles Clippers, Montrezl Harrell. Kehadiranya ini tentu di luar dugaan karena sang pemain berasal dari tim rival sekotanya. Pemain yang akrab dengan panggilan Trezz ini bergabung dengan kontrak dua tahun senilai USD19 juta (Rp269 miliar).

Lakers benar-benar melakukan pekerjaan luar biasa di jeda musim ini. Transaksi yang mereka lakukan bisa disebut sebagai transaksi untuk melakukan perbaikan dari pemain-pemain yang mereka lepas. Schroder datang untuk mengantisipasi kepergian Rondo, Wesley Matthews menggantikan peran Danny Green, sedangkan Harrell untuk kepergian Howard.

Kabar menakutkan untuk tim NBA lainnya adalah bahwa reformasi Lakers belum selesai. Avery Bradley dan Kentavious Caldwell-Pope belum menentukan kelanjutan karier mereka. Bradley dikabarkan siap bertahan di Lakers, sedangkan KCP masih menimang tawaran tim-tim lain. Namun jika satu saja nama di atas bertahan, Lakers rasanya sudah cukup komplet dalam komposisi pemain.

Baca Juga  Sering Diremehkan, Ternyata 4 Senjata PUBG Mobile ini Ampuh dan Mematikan

Mantan juara NBA Channing Frye pun menilai tampilan skuad Lakers antara tim lama dan baru bakal berbeda sangat besar. “Mereka sekarang lebih baik karena tim ini dibangun untuk 2 atau 3 tahun ke depan. Jika sesuatu terjadi kepada LeBron James, Schroder akan menjadi starter,” ungkapnya. (red/sindo)