Ricuh dan Penangkapan Mahasiswa
Aksi yang semula berlangsung damai berubah ricuh ketika massa mencoba mendesak masuk ke halaman kantor DPRD. Bentrokan dengan aparat tak terhindarkan.
Sejumlah mahasiswa ditangkap dan bahkan dipukul aparat ketika menyuarakan tuntutan agar pembengkakan tunjangan DPR RI, DPRD provinsi, hingga kabupaten/kota segera dibatalkan.
Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, membenarkan adanya penangkapan. Ia menyebut belasan mahasiswa diamankan sejak siang hingga sore hari.
“Massa yang diamankan awalnya lima orang, kemudian menjelang sore bertambah sembilan orang. Belum diketahui peran mereka, sedangkan anggota kami yang terluka sebanyak tiga orang, termasuk Kasat Samapta bibirnya pecah terkena lemparan batu,” ujarnya. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









