Ribuan Masaa Gelar Aksi Bela Aqidah Islam

oleh -38 views
Link Banner

@Porosrimur.com | Ternate : Ribuan massa, menggelar aksi bela aqidah islam yang berlangsung di depan mesjid Al- Munawar Ternate, Kelurahan Gamalama kecamatan Ternate Tengah, Jumat (1/3).Aksi tersebut mengunakan truk dan dilengkapi dengan sound sistem dan spanduk yang bertulisan aksi bela aqidah islam mari selamat aqidah anak-anak muslim Malut.

Hasbi Yusup menunturkan,semua terkejut dengan kegiatan yang bertujuan pemurtadan terhadap anak-anak muslim di Morotai,Ternate, Tidore dan beberapa wilayah di Provinsi Malut yang di lakukan oleh Yayasan Barokah Surya Nusantara dan DPP GMDM. Yayasan dan GMDM melakukan kegiatan yang berlabel sosial, kemanusiaan dan festival kebhinekaan dengan berbuat sosialisasi narkoba dengan pergaulan bebas bagi siswa siswi sekolah dasar hingga sekolah menegah.

“Organisasi tersebut melakukan sosial, kemanusiaan dan seolah-olah mempromosikan kebhinekaan dengan tema besar kegiatan yaitu Indonesia dan karnaval merah putih tetapi justru merusak sendi-sendi kemajemukan dan merusak kerukunan antar umat beragama di Malut,” ungkap Hasbi dalam orasinya.

Selain itu kata Hasbi, Umat islam Malut yang tergabung dalam aksi Aqidah menyampaikan sikap. Mengetuk keras kegiatan pemurtadan atas nama apapun. Gerakan pemurtadan adalah bentuk kegiatan yang jelas mencerdasi konsesus nasional kita yang melarang pemaksaan keyakinan ada oran lain yang telah memeluk keyakinan baru kepada orang yang sudah memeliki agama merupakan perbuatan yang melanggar aturan, hal tersebut mengacu pada bersama mentri agama dalam negri nomor 1 tahun 1979 tentang tata cara pelaksanaan penyiaran agama.

Baca Juga  Antisipasi Malaria & DBD, Dinkes Kota Ambon Lakukan Fogging

“Pelaksanaan penyiaran agama yang dilakukan dengan semangat kerukunan, tenggang rasa saling menghargai dan saling menghormati antara sesama umat bersama serta dengan dilandaskan pada penghormatan terhadap hak dan kemerdekaan seseorang untuk memeluk /menganut dengan melakukan ibadah menurut ibadah menurut agamanya, karena apa yang di lakukan oleh yayasan Barokay Surya Nusantara perbuatan melawan semangat kerukunan dan saling menghormati antara pemeluk agama khususnya di Malut,” ucapnya

Menurutnya, kegiatan yang di lakukan di Morotai adalah bentuk provokasi imam yang bisa menghadirkan ketegangan antar umat beragama di Morotai dan Malut secara umum, oleh karena itu perlu di tindak nyata dan cepat dari Polda Malut agar bisa menghadiri ketegangan yang berunjung konflik yang tidak di inginkan oleh kita semua.

“Kegiatan pemurtdaan yang melibatkan siswa-siswi muslim atas nama sosial, kemanusiaan dan festival kebhinekaan adalah bentuk penipuan yang jelas akan merusak nilai-nilai kepercayaan dan toleransi,”tuturnya

Baca Juga  Pirlo Resmi Jadi Pelatih Juventus, Buffon Hadapi Situasi Tak Lazim

Pihaknya meminta kepada pihak kepolisian agar segera mengusut dan menangkap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Hal ini dimaksudkan agar ada efek jera kepada siapapun agar tidak melakukan kegiatan yang merusak kerukunan umat beragama.

“Pihak Pemerintah daearah Morotai Bupati, Diknas Kabupaten Pulau morotai, UPTD cabang Dinas Pendidikan Malut di Morotai, Yayasan Barokah Nusantara dan semua pihak yang terlibat agar diminta pertanggungjawaban secara publik kepada semua umat beragama khususnya kepada umat islam,” Pungkasnya. (red)