Ridwan Marasabesy Akan Polisikan Gubernur Maluku Terkait Makian Terhadap Kaum Ibu

oleh -1.705 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Politisi senior Partai Golkar Maluku, Ridwan Rahman Marasabesy menyatakan akan melaporkan Gubernur Maluku, Murad Ismail ke Polda Maluku terrain kata-kata makian dan penghinaan terhadap perempuan.

Menurut Ridwan, sikap tidak pantas Murad sangat merendahkan martabat perempuan dan melecehkan harkat seorang Ibu.

“Besok Beta laporkan Murad ke Polisi karena dia maki dan suruh c*ki beta mama, kenapa demikian karena beta orang pertama yang bicara soal kasus Rp.5,1 miliar itu,” tegasnya.

Ketua Bidang Politik dan Pertahanan Keamanan DPD Golkar Maluku ini menyatakan penyesalannya atas sikap Murad yang dinilainya sangat tidak menghargai kodrat seorang Ibu.

“Yang paling beta sesali adalah selaku gubernur beliau mengeluarkan kata-kata makian dan justru di Hari Ibu. Hari yang oleh negara Republik Indonesia di tetapkan sebagai salah satu hari besar nasional,” tegasnya.

Baca Juga  Danrem 151/Binaiya Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Tulehu

Lebih jauh Marasabesy mengatakan, Ia sangat tersinggung karena merasa yang dimaki oleh Murad terkait kasus Rp.5,1 miliar.

“Jadi kalau dia bilang par dong yang bilang beta pung rumah dibiayai dengan Rp.5,1 miliar c*ki mai dan c*ki dong pung mai pung lubang p*uki, itu berarti dia maki beta pung mama,” tegasnya.

Ridwan mengatakan sikap ini merupakan sikap DPD Golkar yang akan disampaikan secara resmi ke DPP hingga ke presiden.

“Secara organisasi, Partai Golkar akan melaporkan kasus ini hingga ke presiden Jokowi bahwa ada kepala daerah di Maluku yang perilakunya seperti orang tidak berpendidikan,” tukasnya.

Lebih jauh Marasabesy mengatakan Murad Ismail tidak layak menjadi gubernur di Maluku. Sebab tidak memiliki adab.

Baca Juga  Mulai Ngantor, ASN Kota Ambon Nampak Masih Trauma

“Murad tidak layak menjadi gubernur Maluku jadi kalau tidak bisa diturunkan, Beta minta rakyat Maluku jangan lagi memilih dia di Pilkada yang akan datang” pungkasnya. (keket/valen)