Rika Ishige Siap Taklukkan Itsuki Hirata di Hadapan Publik Tokyo

oleh -240 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Rika “Tiny Doll” Ishige tengah merasakan semangat tinggi menjalang laga di ONE: CENTURY PART I yang akan menjadi momen terbesar dalam kariernya.

Bintang asal Thailand ini percaya bahwa duel menghadapi Itsuki “Strong Heart Fighter”  – Hirata merupakan yang terberat baginya, terlebih karena dihelat di depan pendukung tuan rumah di Tokyo, Jepang.

Namun, walau ia menghadapi kemungkinan yang sangat kecil, perwakilan Bangkok Fight Lab dan Tiger Muay Thai ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk menang melawan pesaingnya yang sudah berusia 30 tahun dalam divisi atomweight wanita.

Itsuki memenangkan debutnya bersama ONE melalui submission yang menjadi sorotan saat melawan Angelie “D Explorer” Sabanal Juni lalu, yang melanjutkan rekor sempurnanya di kancah amatir.

Perwakilan K-Clann ini adalah grappler yang berpengalaman, ia mungkin dapat menetralisir Rika dalam posisi andalannya – permainan ground.

Baca Juga  Nekat Pulang ke Sanana, 3 Penumpang Reaktif Covid-19 Diturunkan Dari Kapal

“Lawan saya sangat kuat dalam judo, dan saya memprediksi dirinya akan tampil dengan kuat. Ditambah lagi, ia lebih muda dari saya, dan belum pernah kalah dalam karir profesionalnya,” jelasnya.

“Saya dapat mengatakan bahwa ini adalah laga terberat dalam karier saya.”

Namun, inilah situasi dimana bintang Thailand ini dapat bersinar. Beberapa kemenangan besarnya datang saat ia terpojok, dan ia merasa lebih siap untuk menghadapi tantangannya kali ini.

Walau ia belum berlaga sejak Februari, ia telah rutin berlatih dan yakin untuk tampil lebih tajam saat berlaga dalam ONE Circle di Ryogoku Kokugikan.“

Saya jelas merasakan tekanan lebih besar. Saya yakin bahwa saat saya tampil di bawah tekanan, itu akan membuat saya lebih kuat secara mental, tetapi saya tidak membiarkan ini mempengaruhi saya,” katanya.

Baca Juga  Sepertinya MK Hanya Jadi Mahkamah Kalkulator

Ia juga memiliki strategi untuk membalas senjata Itsuki yang paling berbahaya, yang kemungkinan besar akan melibatkan kemampuan stand-up yang telah dilatih bersama beberapa striker terbaik dunia di tanah kelahiran Muay Thai.

“Kemampuan strikingnya tidak terlalu solid dibandingkan lawan saya sebelumnya, maka saya melatih keras striking saya. Saya juga telah berlatih pertahanan takedown karena saya mengetahui bagaimana lawan saya kuat di dalam judo dan submissions,” tambahnya.“

Tentunya, saya memiliki rencana, tetapi jika saya membukanya, lawan saya akan mengetahuinya juga. Saya akan mempertahankan latihan keras saya, dan melakukan yang terbaik.”

Di sisi lain, hal ini juga penting bagi Rika, karena ia memiliki keturunan Jepang, dan inilah kesempatan pertamanya berlaga di ibukota negara tersebut – tempat yang ia sebut sebagai rumah saat masih kecil, dan tempat ibunya tinggal sampai saat ini. (red)