Rodja : Naik pangkat, anggota Polri tidak boleh terlena

oleh -36 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari : Kapolda Papua Barat, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Rudolf Alberth Rodja, memimpin langsung Upacara rapor kenaikan pangkat periode 1 Juli 2018, di Manokwari, Senin (2/7).

Rapor kenaikan pangkat ini diterima 134 personil Polri Polda Papua Barat, yang terdiri dari 130 reguler dan empat pengabdian, masing-masing terdiri dari 3 orang perwira menengah (Pamen), 4 perwira pertama (Pama) dan 127 brigadir.

Dalam arahannya, Rodja menegaskan kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan bagi personil Polri yang dinilai loyal dalam menjalankan tugas negara sebagai pengayom masyarakat.

Menerima kenaikan pangkat, akunya, bukanlah hal yang mudah, melainkan telah melalui beberapa proses penilaian yakni moral, kepribadian, mental, prestasi dan kinerja.

Link Banner

”Dengan semakin tinggi pangkat yang diterima, semoga dapat meningkatkan keteladanan, profesionalisme, serta kinerja dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” harapnya.

Baca Juga  Ikuti DKN di Malang, Bufakar Lolos ke Babak Semifinal

Begitupun kenaikan pangkat ini hendaknya tidak membuat anggota Polri berbesar kepala yang bisa berdampak pada penurunan kinerja, sehingga dapat melakukan hal-hal yang melawan hukum, dan menyalahgunakan wewenang sebagai anggota Polri, dengan selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

”Ingat, layani masyarakat tanpa pamrih, tidak boleh berbelit-belit, apalagi diskriminatif. Harus humanis, tunjukan kepada masyarakat serta jaga diri dan nama baik keluarga. Sumber doa juga inspirasi,” pungkasnya. (jefri)