Porostimur.com, Ambon – Pemerintah Kota Ambon semakin dekat dengan pelaksanaan perombakan birokrasi hasil evaluasi Job Fit Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Wali Kota Bodewin Melkias Wattimena menyatakan bahwa finalisasi hasil telah disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan kini menunggu izin pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Pernyataan itu disampaikan Wattimena di sela Musrenbang RPJMD Kota Ambon 2025–2029, yang berlangsung Kamis (31/7/2025) di Hotel Santika Premier, Ambon.
17 Program Prioritas Butuh Pejabat yang Tepat
Wattimena menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan job fit, hasil evaluasi sudah diberikan kepadanya sebagai user (pengguna akhir jabatan), dan para pejabat terkait juga telah dipanggil untuk berdiskusi langsung.
“Saya sudah panggil masing–masing untuk berdiskusi mengenai apa yang mereka lakukan untuk menyukseskan 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke depan,” ujar Wattimena.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program-program prioritas tidak boleh terhambat oleh kelemahan manajerial atau kurangnya kompetensi pejabat. Oleh karena itu, rotasi jabatan harus memastikan bahwa setiap posisi strategis diisi oleh orang yang mampu, cakap, dan siap bekerja.
Tak Ada Non-Job karena Perbedaan Politik
Isu tentang adanya pejabat JPT Pratama yang akan dinonjobkan karena perbedaan pilihan politik ditepis tegas oleh Wali Kota. Menurutnya, rotasi ini murni berbasis kinerja dan profesionalisme, bukan urusan afiliasi politik.









