Rp 36 Miliar Dana Insentif Nakes di Maluku Tidak Bisa Dicairkan

oleh -77 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Dana insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pasien Covid-19 ternyata tidak bisa dicairkan. Dana sebesar Rp 36 miliar itu tidak bisa dicairkan lantaran pemerintah daerah setempat telah terlambat untuk mengusulkan pencairan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Maluku yang dipimpin oleh wakil ketua komisi, Ruslan Hurasan.

“Verifikasi terakhirnya dilakukan pada November 2021, tetapi karena tidak lengkap seperti pelayanan pasien Covid-19 tanpa disertai data pendukung, maka tidak bisa dilakukan pembayaran,” kata Kepala Dinas Kesehatan Maluku Zulkarnaen, Jumat (20/5/2022).

Data pendukung yang dimaksud, misalnya hasil pemeriksaan PCR pasien Covid-19. Jika ada kelengkapan tersebut, pihaknya baru bisa mengusulkan ke Kemenkes RI. Akan tetapi, jika tidak ada data pendukung tersebut, anggarannya tidak bisa dicairkan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Ruslan Hurasan mengevaluasi Pemprov Maluku yang menggunakan istilah “hangus”. Dia tidak ingin menyebut dana tersebut hangus karena Rp 36 miliar adalah angka yang cukup besar. Jika dana tersebut hangus, keringat atau kerja keras para nakes dianggap sia-sia.

Baca Juga  Dana BOS Bermasalah, Kepala Sekolah SMKN 6 KKT Segera Dicopot

“Harusnya dibilang Rp 36 miliar itu tidak bisa dicairkan oleh pemerintah karena sesuai ketentuannya ada keterlambatan pengusulan pencairan oleh Dinkes,” tegasnya.

Ruslan berharap masalah ini tidak terulang kembali ke depannya. Dia mewanti-wanti agar semua hal tentang administrasi pengusulan pencairan dana harus disiapkan secara matang dan lengkap.

“Hanya karena administrasi, hak orang lain jadi tidak terbayarkan, padahal ada anggaran yang memang sudah disiapkan oleh pemerintah,” tutur Ruslan.

(red/kompas.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.