RSUP Leimena Ambon Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-56

oleh -11 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pimpinan dan karyawan RSUP dr. J. Leimena Ambon ikut memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 pada Kamis, 12 November lalu. Untuk kali pertama Hari Kesehatan Nasional diperingati oleh rumah sakit yang baru beroperasi di Ambon ini di tengah situasi pandemi Covid-19.

Hari Kesehatan Nasional pertama kali diperingati pada tahun 1964 yang bertepatan dengan momen keberhasilan Indonesia memberantas malaria. Setelah 56 tahun berselang, Indonesia masih menemui sejumlah masalah kesehatan. mulai dari penyakit menular seperti demam berdarah hingga penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi.

Di tahun ini, tantangan kesehatan Indonesia bertambah dengan adanya pandemi Covid-19. Menurut Kementerian Kesehatan, masyarakat masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.  Bahkan, data BPS juga menunjukkan 17 persen masyarakat Indonesia tidak yakin dengan keberadaan Covid-19.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres Ambon upayakan penuntasan 30 kasus

Oleh karena itu, Hari Kesehatan Nasional ke-56 mengusung tema ‘Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat’.

Link Banner

“Tema ini merupakan seruan kepada seluruh tenaga kesehatan dan segenap komponen masyarakat untuk terus bertekad dan berjuang keras menyelamatkan bangsa di masa pandemi Covid-19,” kata Direktur Utama RSUP J Leimena, Ambon, dr. Celestinus Eigya Munthe, SpKJ, MKes.

Munthe juga menjelaskan pada tahun ini tema HKN dikerucutkan dengan sub tema ‘Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19.’

“Masyarakat harus membiasakan dengan selalu memakai masker utamanya bila keluar rumah, selalu menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan sesering mungkin. Tiga hal ini, menjadi hal yang fundamental untuk dilakukan dalam perilaku kita sehari-hari, agar terhindar dari paparan Covid-19,” anjurnya.

Selain itu, agar imunitas tubuh tetap sehat dan kuat, masyarakat harus berolahraga secara rutin, mengonsumsi gizi seimbang, istirahat yang cukup, tidak merokok, dan mengendalikan penyakit penyerta.

Baca Juga  BSMI Maluku Utara Resmi Dilantik, Siap Jalankan Tugas Kemanusiaan di Indonesia Timur

Momentum Ubah Perilaku Masyarakat Jadi Lebih Sehat

Meski HKN ke-56 dilaksanakan di tengah bencana kesehatan yang telah merenggut ribuan jiwa masyarakat termasuk tenaga kesehatan, Kirana berpendapat, kondisi ini dapat dijadikan momentum untuk mengubah perilaku masyarakat dan mendorong penguatan upaya kesehatan promotif dan preventif.

“Implementasinya harus melibatkan peran aktif lintas sektor, perguruan tinggi, ormas, swasta, termasuk media massa. Sehingga dapat membangun masyarakat yang produktif dan aman COVID-19 di era adaptasi kebiasaan baru.”

“Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi COVID-19” menjadi sub tema HKN ke-56. Slogan tersebut dipilih untuk mengajak masyarakat agar tidak putus asa, tidak menyerah, dan tidak kendor dalam menjaga kesehatan diri demi mewujudkan Indonesia Sehat.

Baca Juga  Wakapolda Malut Beri Pembekalan untuk 205 Siswa Diktukba Polri Tahun 2019-2020

Menurut Munthe, slogan ini harus terus digaungkan sehingga masyarakat bisa mandiri menjaga kesehatan dengan perilaku hidup sehat dan selalu menerapkan protokol kesehatan. (keket)