Haris Moti: Kartel Farmasi Sedang Berebut Pengaruh Istana Negara!

oleh -49 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Aktivis Petisi `28, Haris Rusly Moti kembali melontarkan kritikan kerasnya terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.

Kali ini dia lewat akun twitter pribadinya menyoroti soal potensi perebutan keuntungan dari pengadaan vaksin dan obat Covid-19.

Rusly Moti bilang, saat ini kartel farmasi atau mafia obat sedang berlangsung memperebutkan pengaruh di istana negara.

Menurut Rusly, hal ini sangat berbahaya bagi rakyat. Pasalnya, jika tidak ditangani dengan benar, pengadaan vaksin ini justru akan menjadikan rakyat sebagai korban.

“Sobat, perang antar kartel farmasi atau mafia obat sedang berlangsung memperebutkan pengaruh di istana negara. Membahayakan keselamatan rakyat. Jika perang ideologi, isi kepala yg diperebutkan, dampak mematikannya jangka panjang. Beda perlombaan vaksin, mematikan jangka pendek.” kicaunya di twitter, Kamis 22 Oktober 2020.

Baca Juga  Inflasi Maluku Pada Juli 2020 Rendah dan Terkendali

Rusly Moti menambahkan, oligarki tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini.

Pasalnya menurut Rusly, keuntungan dari pengadaan vaksi ini sangat bersar dan menggiurkan.

“Sobat, yg berbahaya dari perang antar kartel farmasi dalam wujud perlombaan vaksin, karena orientasi rente dari oligarki istana & lingkarannya. Keruk keuntungan dari penderitaan rakyat. Mazhab ISIS (Ikut Sana Ikut Sini) dalam pengadaan vaksin tak pertimbangan keselamatan rakyat.” tambahnya. (red)

Baca Juga  Laka lantas di Km 12 Masohi, 5 meninggal di tempat