Rusuh Karena BLT, Warga Bakar Mobil Wakapolres Madina & Blokir Jalan Lintas Sumatera

oleh -366 views
Link Banner

Porostimur.com | Medan: Warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengamuk dan membuat kerusuhan, Senin (29/6/2020).

Kerusuhan disebabkan adanya masyarakat yang tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu yang berasal dari dana desa.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, akibat permasalahan BLT tersebut, sekitar 300-an orang warga melakukan unjuk rasa dari sore hingga malam ini.

Dalam orasinya, massa juga menjelaskan bahwasanya Kepala Desa Mompang Julu dinilai tidak transparan dalam pengolahan Dana Desa serta diduga melakukan praktik KKN terhadap kebijakan yang telah dilakukan.

Link Banner

“Sehingga massa pun berdemo, sekaligus meminta klarifikasi,” ujarnya, Senin.

Baca Juga  Pengibaran Bendera RMS Warnai Peringatan HUT RI ke 75 di Ambon

Dalam tuntutannya, lanjut Tatan, massa juga meminta Bupati Madina agar mencabut SK Kepala Desa Mompang Julu, selain meminta penegak hukum agar memeriksa dan menangkap kepala desa mereka itu.

Dalam aksi yang dilakukan, massa juga melakukan pemblokiran jalan.

“Negosiasi sebetulnya sudah dilakukan, namun tidak menemukan titik temu. Tuntutan massa selambat-lambatnya akan diproses selama lima hari,” katanya.

Tatan juga mengabarkan, ada enam polisi yang terluka karena tindakan anarkis massa.

Kabar di lapangan juga menyebut, massa masih memblokir jalan. Polisi terus melakukan upaya persuasif kepada massa untuk membuka akses Jalinsum.

Saat ini polisi juga mengerahkan bantuan personel dair Brimob untuk mengamankan lokasi kericuhan. (red/rtm/bs)

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Nusaniwe Gelar Operasi Yustisi