Sairdekut Minta Pemprov Maluku Percepat Penanganan Tanggap Darurat Gempa Damer

oleh -31 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Gempa bumi 5,7 magnitudo yang mengguncang Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Provinsi Maluku pada hari Minggu 12 Desember 2021 mengakibatkan puluhan rumah dan fisilitas publik mengalami kerusakan.

Menanggapi apa yang terjadi di pulau Damer, kepada wartawan di Ambon, Selasa (14/12/2021)

Terkait musibah tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Melkianus Sairdekut berharap kegiatan tanggap darurat sudah harus dilakukan oleh pemerintah.

Menurutnya hal tersebut penting, karena sampai kemarin malam (13/12/ 2021) dirinya selalu memantau situasi di lapangan.

“Selaku Wakil ketua DPRD Maluku juga sebagai Ketua badan penanggulangan bencana di tingkat Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) saya terus memantau situasi di lapangan,” ujarnya, Selasa (14/12/2021).

Baca Juga  Tingkatkan kompetensi guru K-13, SMASKris YKPM Ambon latih 5 sekolah

Menurut Sairdekut, masih banyak masyarakat yang sampai hari ini trauma dan mereka memilih untuk tinggal di luar rumah di beberapa negeri yang ada di pulau Damer.

Sairdekut menjelaskan, sampai hari ini berdasarkan informasi yang diperoleh, bantuan tanggap darurat itu telah berikan oleh pemerintah kabupaten.

”Kami berharap, dari pemerintah provinsi dapat juga membantu, bahkan cepat melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat kita, supaya bisa tercukupi, “ucapnya.

Hal ini menurutnya penting, karena masyarakat di Damer sementara mempersiapkan diri untuk memasuki Natal.

Karena itu kata Sairdekut, berkaitan dengan bencana atau gempa ini, dirinya berharap supaya Pemerintah Provinsi Maluku harus ikut membantu apa yang telah di lakukan oleh Pemda MBD dan kelompok-kelompok Organisasi Sosial kemasyarakatan .

Baca Juga  DPRD Maluku Surati Presiden RI Tanya Kepastian LIN dan ANP

Politisi Partai Gerindra Maluku ini menambahkan, koordinasi juga penting, agar ketika memasuki hari-hari besar keagamaan, terutama bagi masyarakat yang beragama kristen dapat memasuki Natal dengan penuh suka cita.

“Walaupun dalam situasi yang secara psikologi mereka juga terganggu akibat juga bencana ini,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.