“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali. Saya cuma mau sujud di depan Ka’bah, minta ampun dan doa untuk anak cucu,” katanya dengan suara bergetar.
Samad tergabung dalam Kloter 26 UPG bersama 47 jamaah lainnya dari Buru Selatan, dan dijadwalkan berangkat ke Makassar hari senin pada pukul 11.00 WIT sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Di usia 87 tahun, Pak Samad mengajarkan bahwa harapan tak pernah mengenal batas waktu. Semoga setiap langkahnya di Tanah Suci menjadi saksi cinta dan pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya. (red/inmas)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










