Untuk penanganan covid-19 di Maluku hingga 29 Desember 2021, tercatat sebanyak 14.653 orang terkonfirmasi (0,79%). 14.381 diantaranya dinyatakan sembuh (98%) dan 268 orang meninggal dunia (1,81%). Sedangkan orang masih dirawat (0,01%).
Secara nasional untuk cakupan vaksinasi covid-19 tahap pertama, Yulianto menyebutkan Maluku masih berada pada urutan ke tiga terakhir dari 34 provinsi di Indonesia.
“Untuk vaksin dosis pertama baru mencapai 54,53%. Sedangkan dosis kedua baru 26,30%, atau urutan kedua dari bawah,” jelasnya.
Target Presiden RI untuk akhir tahun yaitu minimal 70 persen. Di Maluku sendiri, baru dua daerah yang sudah memenuhinya yaitu Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tenggara.
“Ambon sudah 90,79% untuk tahap pertama, sementara dosis dua baru 55,63%. Sedangkan Maluku Tenggara dosis pertama 70,02% dan kedua 29,62%,” jelasnya.
Yulianto mengungkapkan, untuk Polda Maluku sendiri, telah melaksanakan vaksinasi manual secara massal maupun mobile sejak 26 Juni 2021. Vaksinasi dilakukan dengan perkuatan 54 BKO vaksinator dari Pusdokkes Polri, “dengan para relawan yang direkrut oleh Mabes Polri di wilayah-wilayah Polres. Ada 7 Polres yang kita kirim yang capaiannya rendah. Sampai tadi malam (Rabu malam) vaksinasi kita berjumlah 899.162 dosis,” jelasnya.









