Satgas Yonif RK 732/Banau Temukan 6 Bom Rakitan Sisa Konflik di Saparua

oleh -120 views
Link Banner

Porostimur.com | Saparua: Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 732/Banau terus melaksanakan kegiatan dalam bidang pengamanan. 

Bagi kesatuan yang bermarkas didn’t Jailolo, Halmahera Barat ini, kestabilan sosial dan juga ketertiban wilayah menjadi hal yang penting dalam berjalannya segala jenis kegiatan.

Guna memastikan hal tersebut, Pos Tuhaha SSK III, rutin melaksanakan anjangsana ke Masyarakat Negri Tuhaha.

Dari anjangsana tersebut, personil Satgas mendapat informasi tentang konflik masa lalu antara Negri Sirisori dan Tuhaha, bahwa ketinggian yang berada -+ 800 M dari kedudukan Pos, dulunya digunakan sebagai tempat pertahanan Negri Sirisori di saat konflik dengan Negri Tuhaha.

Link Banner

Dari informasi tersebut, Pos Tuhaha, SSK III, Dpp Danpos, Serda Sasminto, melaksanakan penyisiran dan menemukan 6 Buah bom rakitan yang tercecer di lereng ketinggian dan sebuah lubang kecil berbentuk goa, pada Kamis (9/7/2020).

Baca Juga  Polisi Mulai Lidik Kasus Ipar Bupati Kepulauan Sula

Bomb rakitan yang ditemukan itu, 5 buah sudah tidak aktif, namun 1 buah masih aktif

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Dansatgas Yonif RK 732/Banau, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, SH, M.Si dalam rilisnya di Kotis Yonif RK 732/Banau,

“Pasca konflik masa lalu memang banyak menyisakan peninggalan berupa senjata api baik rakitan dan organik serta bom-bom seperti yang ditemukan Pos Tuhaha, SSK III. Diharapkan, dengan waktu yang ada, Kami berusaha secara maksimal membuat masyarakat sadar apabila masih mempunyai kepemilikan senjata, untuk diserahkan pada pihak yang berwenang, dan kami juga sosialisasikan apabila kepemilikan hal-hal tersebut adalah tindakan yang dilarang hukum”, ujarnya.

“Untuk hasil penemuan tersebut sudah diamankan di Pos Tuhaha SSK III. Diharapkan dengan pendekatan yang dilaksanakan, akan lebih banyak mendapat informasi demi menjaga keamanan dan juga ketertiban yang ada di wilayah Negri Tuhaha”, pungkas Dan Satgas. (ebot)