Satu PDP Meninggal Dunia di RSUD Chasan Boesoirie, LSM Rorano Minta Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

oleh -365 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Satu orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kampung Makassar Timur meninggal dunia di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, Selasa sore (19/5/2020) sore, sekitar pukul 16.45 WIT.

Melansir Malutsatu.com, pasien meninggal berjenis kelamin laki-laki berinsial GA umur 59 tahun alamat Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate Tengah. Almarhum meninggal dunia tak lama setelah masuk RSUD CB Ternate.

Data yang diperoleh PDP tersebut memiliki keluhan sakit sesak nafas saat masuk RSUD CB Ternate, Selasa (19/5/2020) beberapa saat dipindahkan ke ruang isolasi pasien COVID-19. Sebelumnya almarhum dilakuan rapid test dengan hasil reaktif, dan langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie.

Baca Juga  Baku Tembak Dengan Polisi, Anak Buah Egianus Kogoya Tewas

Informasi yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara, langsung berkoordinasi untuk proses pemakaman. Sebab akan langsung dilakukan pemakaman pada malam ini juga dengan proses pemakaman tetap menggunakan protokuler kesehatan bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Jubir Gustu Provinsi Maluku Utara dihubungi melalui grup WA media center belum memberikan jawaban.

Sementara itu, Direktur LSM Rorano Maluku Utara, Asghar Saleh mengatakan, saat ini jumlah kasus Covid-19 di Malut terus bergerak naik, oleh sebab itu, pihaknya berharap peran masyarakat dalam memutus pandemi Covid-19 dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Asghar juga menyampaikan dukungan kepada para tenaga medis yang berada di garda depan dalam melawan Corona.

“Untuk teman teman survelens, perawat, petugas kesehatan dan para Dokter, saya doakan kalian semua diberi kekuatan dan keselamatan oleh Allah SWT dalam bekerja melayani mereka yang sakit”, ujar Asghar.

Baca Juga  DPMPTSP Halbar Bagi Ribuan Masker di Kecamatan Jalsel

“Untuk teman teman di RSUD dan tempat karantina, mohon bersabar jalani semua protokol kesehatan. Sudah ada 12 saudara kita yang sembuh dan Insya Allah kalian semua juga akan sembuh dan bisa pulang ke rumah”, pungkasnya. (red/rtm)