Sebuah Titipan Grass Root untuk Murad dan Edwin Huwae

oleh -49 views
Link Banner

Belajar dari John Mailoa, PDI-P Pasti Jaya

@porostimur.com | Ambon: Kalangan akar rumput PDI Perjuangan menitipkan sebuah harapan besar bagi kepemimpinan PDI Perjuangan Maluku, hasil Konferensi Daerah (Konferda) 2019 .

Titipan itu berbunyi “Belajarlah dari rekam jejak kepemimpinan almarhum John Mailoa, maka PDI pasti jaya dan dicintai rakyat”.

Meski, banyak kalangan menilai, konfigurasi kepengurusan DPD PDI-P kali ini akan mampu mencairkan kebekuan perbedaan yang terjadi di tubuh DPD PDI-P selama ini, namun kalangan bawah kader dan simpatisan mengharapkan agar kepengurusan yang baru ini harus mengikuti rekam jejak kepemimpinan almarhum John Mailoa. Utamanya, mendengar aspirasi masyarakat kecil.

Frangky, salah satu sopir angkot di kota Ambon mengatakan, jika kepemimpinan DPD PDI-P kali ini bisa meneladani kepemimpinan John Mailoa maka dia yakin PDI-P akan tetap menjadi partai yang kuat dan tetap dicintai masyarakat.

Link Banner

“Kalau bagi beta, siapapun yang memimpin PDI di Maluku harus belajar dari almarhum bapak John Mailoa maka PDI-P pasti jaya dan tetap dicintai rakyat,” kata Franky menyarankan.

Baca Juga  Peduli korban gempa Lombok, DPC GMNI Ambon galang bantuan dari masyarakat

Menurut dia ini hanya sebuah titipan harapan darinya dan juga kalangan masyarakat kecil bagi Murad dan Edwin.

Meski tidak mengkultuskan almarhum John Mailoa dalam memimpin PDI-P, tetapi Frangky mengakui kalau ditanyakan kepada kalangan masyarakat kecil pasti mereka berpendapat yang sama dengan dirinya soal sosok pemimpin John Mailoa.

“Jadi bukan beta mau puji almarhum pak John tapi memang kalau tanya soal beliau di masyarakat kecil pasti mereka tahu dan mengatakan sama dengan apa yang beta sampaikan ini. Dulu waktu beliau masih ada, pernah beta dan beberapa teman sementara duduk di perepan jalan malam-malam antua lewat dengan mobil waktu katong suara antua langsung antua stop dan turun dengan katong. Antua carita dengan katorang, antua malah nasehat katong jang duduk lalu minum mabo lalu bikin kaco lalu katong bilang ia pa John. Antua malah tanya dong ada rokok ka seng, antua langsung kasih kaluar dompet lalu kasih 500 ribu for katong 4 orang lalu antua pamit,” kata Frangky mengenang sisi-sisi kehidupan John Mailoa yang sangat dekat dengan orang kecil.

Baca Juga  Tingkatkan kompetensi guru K-13, SMASKris YKPM Ambon latih 5 sekolah

Dia mengatakan PDI-P dalam kepemimpinan Murad pasti ada perkembangan tetapi jangan lupa untuk belajar dari kepemimpinan John Mailoa.

John Mailoa tidak mengandalkan intelektualnya dalam memimpin partai tetapi ia bisa memahami pikiran dan perasaan masyarakat kecil dan langsung menyalami mereka sehingga masyarakat sulit untuk meninggalkan John Mailoa di setiap perhelatan politik apakah pilkada atau pileg.

Sementara itu beberapa kder PDI-P juga memberikan harapan bagi kepengurusan PDI-P Maluku yang baru. Chres Pattiwael mengatakan dia yakin kepengurusan DPD PDI-P Maluku dibawah Murad akan mampu menjaga kredibilitas partai moncong putih itu.

Ketika ditanya bagaimana dengan kubu-kubu di tubuh PDI-P Maluku selama ini, Pattiwael mengatakan, dilihat dari konfigurasi kepengurusan DPD ini telah mempertemukan mereka yang tadinya sedikit berbeda pendapat dan figur ketua kali ini mampu menyatukan semua perbedaan yang ada.

Baca Juga  Brimob Maluku Kembali Semprot Cairan Disinfektan di Kota Ambon

“Saya yakin pak Murad sebagai ketua DPD punya kemampuan untuk itu dan sudah tergambar dalam kepengurusan DPD kali ini,” jelas Chres Pattiwael.

Hal yang sam juga dikemukakan Drs Demy Hattu, salah satu mantan pengurus DPD PDI-P periode sebelumnya. Dia menilai kepengurusan DPD PDI-P Maluku saat ini akan memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan PDI-P di Maluku terutama mampu mempersatukan partai moncong putih tersebut.

“Saya kira kepengurusan DPD ini sudah sangat tepat karena yang terpenting adalah menyatukan semua kader di dalam partai,” terangnya. (nus)