Sekda Maluku Barat Daya Ditahan, Diduga Korupsi Rp.1,5 Milliar Uang Perjalanan Dinas

oleh -274 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Alfons Siamiloy alias AS dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Ambon pada Senin kemarin, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

Penyidik Kejaksaan Negeri MBD telah menetapkan Alfons Siamiloy sebagai tersangka kasus korupsi penyalahgunaan pembayaran biaya langsung perjalan dinas dalam daerah dan luar daerah pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya tahun anggaran 2017 dan 2018.

Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku Wahyudi Kareba, mengatakan, penahanan dilakukan setelah Alfons menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Tinggi Maluku di Ambon pada Senin kemarin.

“Senin, 28 November 2022 kemarin, tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya telah melakukan penahanan terhadap Saudara AS selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya,” katanya Selasa (29/11/2022) di Ambon.

Wahyudi bilang, penahanan terhadap pejabat sekda aktif ini akan dilakukan selama 20 hari ke depan.

Dalam kasus korupsi ini, tersangka selaku pengguna anggaran telah membuat bukti pertanggungjawaban fiktif atas bukti Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) terkait perjalanan dinas dalam daerah maupun luar daerah tahun 2017 dan 2018.

“Dengan total perhitungan kerugian negara berdasarkan perhitungan ahli dari BPKP Provinsi Maluku sebesar Rp 1.565.855.600,” kata Wahyudi. (Nur)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.