Selain Mengundurkan Diri, Bartomeu Punya Pernyataan Mengejutkan Lain

oleh -27 views
Link Banner

Porostimur.com | Barcelona: Presiden Josep Maria Bartomeu tak hanya resmi meletakkan jabatannya sebagai presiden Barcelona pada Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. Secara bersamaan, ia juga mengumumkan bahwa Barca akan menjadi salah satu pendiri European Super League (ESL).

Presiden Josep Maria Bartomeu, yang masa jabatannya akan berakhir pada Maret 2021, mengundurkan diri setelah adanya mosi tak percaya dari para socios atau anggota Barcelona.

Bartomeu dianggap sebagai orang paling bersalah dalam kemunduran Barcelona selama beberapa musim terakhir yang juga memicu konflik dengan mega bintang Lionel Messi.

Selain mengumumkan pengunduran dirinya jelang ronde-ronde pertandingan Liga Champions tersebut, Bartomeu juga mengklaim ia telah mendaftarkan Barcelona untuk bermain di European Super League.

Bartomeu menegaskan bahwa Barcelona akan menjadi pelopor Liga Super Eropa tersebut.

Baca Juga  Noah Donasikan Rp 700 Juta untuk Musisi Terdampak Covid-19

Namun, semua keputusan tetap harus melewati proses pengambilan suara oleh para anggota klub atau socios.

“Kami setuju untuk bergabung ke sebuah liga super klub-klub sepak bola di Eropa. Penerimaan ini harus diratifikasi pada pertemuan delegasi berikutnya,” tutur Bartomeu di konferensi persnya.

Barcelona diklaim menjadi salah satu dari satu lusin tim elite di seantero Eropa yang ingin membentuk kompetisi baru beranggotakan 18 tim.

Rencananya, kompetisi ini akan memakai format liga dengan tim-tim teratas akan bermain dalam format knockout untuk menentukan sang juara.

Setiap klub rencananya dapat bermain hingga 30 kali dalam satu musim ESL.

Kompetisi ini dilaporkan mendapat sokongan dana dari bank Wall Street JP Morgan dalam angka fantastis 6 miliar dolar berupa utang yang bisa dibayarkan kembali lewat pemasukan hak siar ke depannya.

Baca Juga  Rapat Umum Berujung Pengancaman, Warga Capalulu Laporkan Putra Kades ke Polres Kepulauan Sula

Pekan lalu, Sky Sports mengklaim bahwa setiap klub pendiri akan menerima fee ratusan juta pound untuk berpartisipasi.

Kompetisi ini akan jalan paralel dengan musim sepak bola Eropa dan bakal secara efektif mengkudeta Liga Champions sebagai turnamen antarklub paling top di Eropa.

Jelas, rencana ini sudah mendapat oposisi dari UEFA.

“Presiden UEFA (Aleksander Ceferin) telah berulang kali bilang bahwa UEFA dengan kuat menolak adanya suatu Liga Super,” tutur pernyataan juru bicara UEFA.

“Prinsip-prinsip solidaritas, promosi, degradasi, dan liga-liga terbuka tak bisa dinegosiasi.”

“Ini yang membuat sepak bola Eropa berhasil dan Liga champions adalah kompetisi olahraga terbaik di dunia.” (red/kcm)