Selingkuh dan Habisi Nyawa Suami, Istri Brimob Divonis 20 Tahun Penjara

oleh -126 views

Porostimur.com, Sorong – Majelis hakim mengatakan kasus pembunuhan anggota Brimob, Brigadir Yones Fernando Siahaan oleh istrinya sendiri Ardilla Rahayu Pongoh diawali pertengkaran hebat keduanya. Saat itu, Ardilla mengaku jijik dengan Brigadir Yones.

Hal tersebut terungkap dalam sidang putusan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yones di Pengadilan Negeri (PN) Sorong, Papua Barat Daya, Senin (17/7). Duduk sebagai terdakwa Ardilla dan pamannya, Andi Abdullah Pongoh.

Hakim awalnya mengungkap bahwa Ardilla sering dijemput oleh pria lain saat suaminya sedang dinas luar dan tidak pulang ke rumah. Hal tersebut dilihat oleh saksi bernama Yanti dan anak korban yang masih berusia 6 tahun di hari pembunuhan Brigadir Yones, Rabu (29/8/2018).

Baca Juga  KPU: Mirati Dewaningsih Lepas Kursi DPD Karena Maju di Pilkada Maluku Tengah 2024

“Terdakwa satu Ardilla Rahayu Pongoh sering juga dijemput oleh laki-laki yang anak saksi tidak kenal. Dan Ardilla Rahayu Pongoh ketika suaminya Brigadir Yones Fernando Siahaan sedang tidak berada di rumah dikarenakan sedang berangkat tugas sebagai aparat kepolisian bertugas di luar, beberapa hari tidak pulang,” ujar hakim di persidangan.

Hakim menyebut dari keterangan saksi Yanti, Ardillah juga sering meninggalkan anak saksi dan anak saksi tersebut dijaga oleh keluarganya. Selain itu, terdakwa juga disebut kerap mengunci anaknya di dalam kamar pada saat ada laki-laki lain datang ke rumah.