Selingkuh, Dokter dan Perawat di Kepulauan Sula Terancam Disanksi

oleh -213 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Dokter berinisial M dan perawat di Puskesmas Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah, pelaku perselingkuhan yang tertangkap tangan sedang berduaan di rumah dinas akan disanksi tegas.

Hal ini dikatakan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Maluku Utara, Suriati Abdullah kepada sejumlah jurnalis di ruang kerjanya, Kamis (10/6/2021).

Suriati mengungkapkan, Dinkes akan melakukan pendampingan terkait kasus yang melibatkan oknum dokter dan perawat tersebut.

Suriati bilang, pendampingan diperlukan, karena kedua pasangan yang diduga selingkuh itu dipergoki di rumah dinas.

“Kami akan melakukan pendampingan karena kedapatan di rumah dinas,” ujarnya.

Meski demikian, Suriati menuturkan, pihak Dinkes tidak akan mengintervensi terlalu jauh karena ada hal-hal yang bersifat privasi rumah tangga.

Baca Juga  75 Tahun Indonesia dan Kolonialisme Modern

“Kami tidak akan mengintervensi terlalu ke dalam, karena si istri juga punya hak untuk proses, karena dia dijamin undang-undang,” ungkapnya.

Terkait masalah ini juga, Suriati mengaku pihaknya akan menyarankan agar persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, jika sang istri tetap ingin persoalan itu diproses secara hukum, ia mempersilahkan.

“Kami hanya menyarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan, tapi kalau istrinya mau proses secara hukum ya silahkan. Jika ada pasal-pasal yang kena, biar nanti hukum yang berbicara,” terangnya.

Disita dari tandaseru.com, Suriati bilang, jka terbukti oknum dokter dan teman kantornya tersebut melakukan kesalahan, maka tentu akan ada sanksi bagi keduanya.

“Sanksi akan tetap ada, karena ASN ini kan panutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga  Kunjungan Kerja Ke Halmahera Selatan, Pangdam XVI/Pattimura Dapat Tanda Mata Cincin Batu Bacan

“Dinkes akan melihat, apakah kasus serupa juga pernah terjadi di daerah lain, atau sanksi yang diatur dalam peraturan menyangkut ASN yang terlibat dalam kasus demikian,” imbuh Suriati.

Ia berharap seluruh ASN, khususnya di lingkup Dinkes Kepulauan Sula, agar tidak berbuat hal-hal yang dapat mencoreng nama baik sebagai ASN.

“ASN itu panutan bagi masyarakat. Kita itu disumpah, tahu hukum, maka harus taat hukum. Jadi, kasus-kasus seperti ini sangat tidak pantas, apalagi itu seorang ASN,” tandasnya.

Sebelumnya, dokter M dan seorang perawat yang diduga merupakan selingkuhannya digerebek istri sah si dokter tengah berduaan di rumah dinas. Oknum perawat itu juga mengaku tengah berbadan dua akibat hubungannya dengan dokter M.

Baca Juga  Tanah Longsor dan Banjir Terjang Manado, 5 Orang Meninggal-500 Mengungsi

(red/tsc)

No More Posts Available.

No more pages to load.