Semarak pembukaan Pesparawi Mahasiswa Nasional ke-XV di Manokwari

oleh -139 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari : Parade para kontestan, menjadi tanda resmi dibukanya Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa tingkat Nasional ke XV yang dipusatkan di Kabupaten Manokwari, Minggu (15/7).

Dipastikan 37 kontingen dari berbagai universitas dan sekolah tinggi di Indonesia saling beradu bakat dan kompetensi dalam ajang tarik suara bergengsi ini.

Jumlah peserta yang hadir dalam even ini sebanyak 1.434  orang, sedangkan tenaga official yang terdiri dari manajer, pianis dan konduktor, sebanyak 113 orang.

Dalam laporannya, Ketua LPPD, Hamar, menegaskan tujuan utama pelaksanaan lomba Pesparawi mahasiswa ini untuk meningkatkan rasa persatuan antar mahasiswa di Indonesia, serta sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Link Banner

”Pelaksanaan Pesparawi Mahasiswa tingkat nasional ini, sebagai ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta. Sehingga dapat dimaknai sebagai momentum meningkatkan kebersamaan dan rasa persatuan di antara mahasiswa se-Indonesia. Dalam Pesparawi ini, kurang lebih ada 37 kontingen yang hadir, dengan rinciannya, peserta lomba sebanyak 1.343 orang, yang di dampingi para official sebanyak 113 orang,” ujarnya.

Baca Juga  Sambut Idul Adha, Harita Nickel Bagikan 14 Ekor Sapi Kurban

Lomba Pesparawi sendiri, akunya, dibagi dalam 2 kategori yakni kategori sakra yang akan menampilkan lagu wajib ”O Nata Lux” dan 1 lagu pilihan bebas.

Sementara pada hari kedua, masing-masing kontingen akan menyanyikan lagu jenis Gospel Spiritual.

Dijelaskannya, tim juri yang akan terlibat dalam ajang ini yakni Prof. Fery Rumengan, Aditya Suryanto, Ester Gunawan, Paul Kwang Jhong Su dan Hwa Sok Hwang.

Sementara hadiah yang diperebutkan dalam event ini, tegasnya, antara lain trophy juara umum, serta uang pembinaan dan sertifikat/plakat penghargaan.

Total anggaran yang digelontorkan untuk pelaksanaan lomba ini mencapai Rp. 15 milyar yang merupakan bantuan Kemenristekdikti, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan.

Baca Juga  2 hari hilang di hutan, Lambantir ditemukan meninggal

”Lomba ini akan dibuat dalam 2 kategori, yakni kategori sakra dan gospel spiritual. Juri yang akan menilai, di piliha secara acak oleh LPPD, yang berjumlah 5 orang. Untuk itu, yang keluar sebagai juara umum nanti, akan mendapat Trophy, uang pembinaan, dan sertifikat,” tegasnya.

Kesempatan yang sama, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sambutannya meminta masyarakat Kota Manokwari menjaga keamanan dan ketertiban, dengan menjauhi minuman keras dan narkoba selama perhelatan pesparawi dimaksud.

Pasalnya, ajang bergengsi ini berlangsung tepat di jantung Provinsi Papua Barat yang kerap dikenal dengan jargon ”Kota Injil”nya.

”Ya, jadi saya menghimbau masyarakat Manokwari untuk jaga kamtibmas, selama lomba berlangsung. Karena Kota Manokwari merupakan ibukota Provinsi Papua Barat. Selain itu, Kota Manokwari juga merupakan kota religi atau kota injil,” jelasnya.

Baca Juga  Uang, Politik dan Politik Uang

Seruan dan harapan Mandacan ini juga diamini Dirjen Kemenristekdikti, Intan Ahmad.

Dalam sambutannya, Ahmad mengapresiasi positif pemerintah daerah menyukseskan even dimaksud.

Apalagi, terangnya, pemerintah pusat berencana akan mencanangkan Program Paduan Suara, sebagai program rutin tiap tahun bagi mahasiswa, beberapa waktu lalu.

Kreatifitas dan pengembangan minat bakat, tambahnya, menjadi pelengkap potensi dan sumber daya mahasiswa selain hanya mengandalkan kemampuan akademiknya.

”Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah berupaya keras sukseskan kegiatan ini. Beberapa waktu lalu, pemerintah pusat akan mencanangkan Paduan Suara Mahasiswa sebagai progran rutin tahunan. Agar kemampuan akademik mahasiswa, juga dibarengi dengan kreatifitas dan bakat yang dimiliki,” pungkasnya. (jefri)