Sempat Dihajar Preman Saat Demo, Mahasiswa Palang Sekretariat IKAPATTI

oleh -310 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Aliansi Revolusi Beta Kudeta (RBK) kembali menggelar aksi lanjutan terkait pungutan iuran alumni dari Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) kepada para mahasiswa calon sarjana S1, S2, dan S3, pada Kamis (9/12/2021).

Aksi demonstrasi ini dimulai dari pertigaan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) menuju gedung registrasi dengan iring-iringan pembakaran ban bekas. Aksi pun berlanjut sampai di depan gedung sekretariat Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI).

Peserta aksi Rifki Derlen mengatakan “tujuan para massa aksi mendatangi sekretariat tersebut untuk meminta penjelasan dari pengurus IKAPATTI terkait pungutan iuran yang dibebankan kepada para calon alumni”.

Saat menyampaikan kritikan di depan gedung alumni, sekretaris jenderal IKAPATTI Augustinus Ufie, S.Pd., M.Pd. pun menemui massa aksi.

Kehadiran sekjen IKAPATTI di tengah-tengah massa aksi dinilai memberikan penjelasan yang tidak rasional terkait pungutan iuran yang dibebankan kepada calon alumni sehingga massa aksi pun menarik diri.

Baca Juga  Beta Maluku, Ale Maluku, Katong Samua Maluku

“Perdebatan pun berlangsung alot, para massa aksi menilai penjelasan yang disampaikan sekretaris jenderal sangat tidak rasional, setelah perdebapatan panjang massa aksi kemudian ingin membubarkan diri dari sekretariat IKAPATTI,” ujar Derlen, Kamis.

Lanjut Derlen, “namun belum sempat membubarkan diri, muncul sejumlah kelompok (preman) yang diduga suruhan dari salah satu pengurus DPP IKAPATTI, kemudian melakukan penyerangan terhadap para massa aksi menggunakan batu dan kayu bahkan ada beberapa orang yang juga dipukul”.

“Aksi kekerasan dari sejumlah preman itu berhasil dihentikan oleh para security dan pegawai Unpatti yang berada di sekitar TKP,” terang Derlen.

Aksi itu pun berakhir dengan memasang palang di pintu sekretariat IKAPATTI yang dilakukan oleh sejumlah massa aksi setelah tidak mendapat jawaban dari pengurus IKAPATTI.

Baca Juga  Reaktif Rapid Test, TKA China Dikaratina di Sahid Bella Hotel Ternate

“Kami akan mendesak pihak rektorat agar melakukan evaluasi terhadap oknum pengurus DPP IKAPATTI yang diduga dalang dari penyerangan tersebut agar kedepan tidak ada lagi korban perampasan ruang demokrasi bagi yang lain,” pungkasnya. (akib)

No More Posts Available.

No more pages to load.