Senjakala Media Cetak. Koran Orang Terkaya Dunia, Mati ‘Dibunuh’ Ponsel

oleh -98 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta – ‘Video kill the radio star’, video membunuh para bintang radio, mungkin kalian pernah mendengar istilah tersebut dalam penggambaran pergantian era para bintang radio dengan kemunculan era video. Hal serupa terjadi pada media cetak dengan kehadiran gadget.

Surat kabar Express yang diterbitkan oleh Washington Post, menjadi media cetak terbaru yang menyusul senja kala.

Media kepunyaan si orang terkaya dunia Jeff Bezos ini, dengan berat hati harus gulung tikar. Semua karyawannya pun terkena PHK.

Ponsel membunuh media cetak’, setidaknya demikian pernyataan pihak Express pada cover di koran terakhir yang diterbitkannya.

Dikutip detikINET dari Fast Company, Minggu (15/9/2019), cover tersebut bergambar kotak surat kabar berwarna kuning yang tampak tergeletak begitu saja.

Baca Juga  Prediksi Pertandingan 'Big Match' Euro: Portugal-Jerman

Tulisan besar ‘Hope you enjoy your stickin’ phones.’ menegaskan pernyataan bahwa surat kabar mereka kalah dalam persaingan dengan media digital yang bisa dikonsumsi orang lewat smartphone, tablet atau gadget lainnya.

Express menggunakan cover di koran terakhirnya untuk menjelaskan bahwa mereka dibunuh oleh keoutusan sistem metro di Washington D.C untuk menginstall WiFi.

Sebelumnya memang telah diberitakan bahwa alasan penutupan adalah karena tren membaca berita sudah berpindah ke internet serta seretnya iklan.

Baca Juga  Jaksa Tahan Dua Tersangka Kasus Air Mancur Haltim

Sirkulasi koran Express telah anjlok menjadi 130 ribu eksemplar, dari angka 190 ribu eksemplar tahun 2007. Washington Post menyatakan makin banyaknya akses WiFi membuat Express tak dapat bertahan.

Dikutip detikINET dari Washington Examiner, seluruh jurnalis Express yang berjumlah 20 orang terdampak PHK akibat tutupnya koran mereka.

Express juga mempekerjakan 75 orang sebagai pengantar koran itu ke berbagai sudut kota Washington. Nasib mereka dikabarkan belum jelas.

“Semakin banyak pembaca mengkonsumsi konten The Post secara digital dan kami akan terus melayani para komuter dengan produk digital,” kata Washington Post.

Washington Post dibeli oleh Bezos pada tahun 2013 dengan harga USD 250 juta. Mereka masih menjadi media berpengaruh dan terus bertransisi ke jagat digital (red/dtc)

Baca Juga  Kisah Pilu Maryati, Rela Berbagi Suami dengan Anak Kandung