Senyuman Kak Rizqy Yang Membuatku Senyum Senyum Sendiri

oleh -109 views
Link Banner

Cerpen Karya: Khalifah

Kejadian seminggu yang lalu masih terbayang dengan jelas dan terkadang membuatku tersenyum senyum sendiri saat mengingat senyumannya itu loh.

Perkenalkan Namaku Khalifah, aku selalu saja teringat akan seseorang yaitu Kak Rizqy, dia adalah kakak kelasku, pada mulanya sih biasa saja.

Singkat cerita, tengah malam itu aku merasa bosan dan tidak bisa tidur, akhirnya kubuka medsosku, namun sayang sepi, kulihat di obrolan siapa saja yang masih onface tengah malam begini, dan yang kukenali hanyalah kak Rizqy yang sedang onface, karena merasa bosan kuberanikan diri untuk mengechat dia, awalnya sih ragu ragu karena takut nanti nggak diladenin gitu hehehe…

Lalu aku chatlah si kak Rizqy “belum ngantuk tah kak?” kataku, dia membalas “belum, maaf ini siapa ya? Maaf bukannya aku sok sokkan ndak kenal tapi emang ndak tahu ini siapa hehehe” katanya.

Baca Juga  Menihilkan Ego Manusia untuk Membawa Misi Khalifah di Muka Bumi

Oh iya aku lupa kalau sebenarnya facebookku bukan pake namaku, jadi dia tidak tahu, lalu kubalas “Khalifah kak”, tetapi tetap saja dia tidak mengenalku juga karena dia lupa namaku, owallaahhh… Dia balas “Khalifah? Khalifah yang mana ya”, “yang kecil tuh kak”, akhirnya dia ingat “oh iya kakak ingat, kemana saja adhe?, bukannya adhe sekolahnya di NU ya?”, “pindah kak”, “Pindah kemana adhe? Kan sudah enak disini” katanya.

Lalu lama kelamaan kita jadi curhat curhatan tentang cinta, ya biasalah anak muda hkhkhk, tetapi saking asyiknya dan waktu semakin larut malam perutku terasa keconrongan karena lapar, akhirnya ku menyudahinya sebentar untuk makan dulu, kubuatlah nasi goreng.

Setelah selesai makan aku onface kembali lalu ada chat dari dia, “abis dari mana adhe balesnya lama banget”, “Abis bikin nasgor kak” kataku, “Hm enak tuh kakak jadi lapar”, “Sini kak masih ada tuh”, “Ndak lah dhe buat adhe aja”, “Ndak apa apa kak nanti adhe bungkusin yah tapi kakaknya kesini”, “Malu adhe, malu sama keluarganya adhe masa kesitu cuman buat minta nasgor aja sih, makasih dhe buat adhe aja”, “Dih kakak padahal udah adhe bungkusin, udahlah kak jangan malu malu, orang yang malu malu itu nanti ndak kenyang lohh” kataku meledek, dan akhirnya lama kelamaan ia mau juga, “Yasudah kakak kesitu”, “Yappzh adhe tunggu di depan rumah”.

Baca Juga  Gustu Covid-19 Kota Ambon Lakukan Random Rapid Test Hari Kedua di Pasar Mardika

Ku keluar rumah nungguin si kak Rizqy, tidak lama kemudian ia datang dan akupun menyerahkan nasgornya ke kak Rizqy, “Nih kak nasgornya”, “Duh adhe makasih pake repot repot segala ngasih ini ke kakak” ia pun senyum dan baru kali ini ku melihat senyum kak Rizqy dari dekat, duh subhanallah manis banget, “Oh iya ndak apa apa kak, ndak sama sekali kok”, “Hm gitu”, “Iya kak”, kemudian si kak Rizqynya pamit dan bersalaman, abis itu masuk kembali ke dalam rumah, mataku pun sudah terasa kantuk, aku langsung masuk ke kamar dan segera kubaringkan tubuhku di kasur nan empuk ini.

Tetapi tiba tiba mata ini susah buat merem karena teringat akan senyuman kakak itu lagi, dan aku pun jadi tersenyum senyum sendiri mengingat senyumanya itu sampai sampai tertidur pulas.

Baca Juga  Apel Sinergitas TNI/Polri Awali Tugas Kapolres MTB, Adalof Bormsa

SELESAI