Sepakbola Maluku Utara Catat Sejarah Pertama Kali Lolos ke PON

oleh -316 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Tim sepakbola Maluku Utara dipastikan lolos untuk pertama kalinya ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2020.

Hal ini diraih usai bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Maluku di Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang Ambon, Senin (9/12/2019).

Kepastian Maluku Utara lolos ke PON Papua 2020 ditentukan oleh drama pencabutan undian, setelah keduanya meraih poin sama dan mengalahkan Keseblasan Papua Barat dengan skor yang sama 2-1.

Berdasarkan undian, Maluku Utara dinyatakan lolos ke PON Papua 2020 mewakili Zona 7.

Lalu, apa kunci sukses Laskar Kie Raha, apakah cukup hanya bersemangat dan kuat di lapangan, ternyata tidak.

“Tak ada permintaan yang tinggi kepada pemain. Saya selalu meminta anak-anak untuk menelepon ayah dan ibu sebelum melakoni pertandingan,” kata sang arsitek tim Rivai “Poci” Rahmat.

Baca Juga  Persipura Jayapura, Raksasa yang Terbangun dan Lupa Caranya Kalah

Akhirnya, doa restu orang tua membuat pemain berhasil lolos ke PON 2020,” ungkapnya.

Mantan striker Persipura ini menyebutkan, setiap selesai meeting menjelang pertandingan, dia meminta semua pemain harus menelpon orang tua.

Karena, ia menyakini doa restu dari ayah-ibu akan membuat pemain tampil tenang, dan bersemangat.

“Alhamdulillah Maluku Utara bisa lolos ke PON untuk pertama kalinya, sukses anak-anak tak lepas dari doa orang tua masing-masing. Dan hasilnya memang memuaskan,” katanya.

Sementara itu Manager Tim Pra PON Maluku Utara, Nuryadin Rahman menyebutkan, tiap pertandingan pemain selalu tampil habis-habisan.

Hal ini tak lepas dari keinginan para pemain untuk memberikan yang terbaik, dan mengangkat marwah Maluku Utara.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon. Senin, 18 Mei 2020

Oleh karena itu, mereka selalu bermain penuh semangat demi mengejar tiket PON.

Pada kesempatan itu, Nuryadin mengucapkan terima kasih kepada, tim pelatih Rahmat Rivai, Kadar Usman dan Hengki Oba dan ofisial yang selama ini begitu ikhlas dan bekerja keras dalam menangani tim.

Selain itu, terima kasih banyak kepada semua klub di Maluku Utara yang sudah membina pemain, dan mau melepas mereka untuk membela Maluku Utara di ajang Pra PON.

“Terima kasih banyak kami ucapkan kepada KONI Maluku Utara yang sudah memberikan dukungan moral, dan moril untuk kami,” tukasnya.

“Saya sangat terharu dengan hasil ini. Apalagi, kita baru pertama kali dalam sejarah bisa meloloskan sepakbola ke PON gagal lolos,” sambungnya.

Baca Juga  Puluhan Juta Gaji PTT dan Honda Tertahan di Dishub Kepsul

Nuryadin secara terbuka mengakui, untuk menuju Pra PON di Kota Ambon, persiapan tim sangat minim.

Namun, dalam proses seleksi pemain, pelatih mampu merekrut pemain yang memiliki motivasi tinggi.

Sehingga mempunyai semangat tinggi untuk bisa membawa tim Maluku Utara lolos ke PON.

“Hasil ini tidak terlepas dari berkat doa masyarakat Maluku Utara Terimakasih pada semua pihak yang telah mendukung tim, sehingga kini kita bisa tampil di even bergengsi di Indonesia,” demikian Nuryadin. (red)