Sepenggal Cerita Sutradara ‘Senyum Manies Love Story’, Film Kisah Cinta Anies-Fery

oleh -59 views

Porostimur.com, Jakarta – Setelah melewati penggarapan yang cukup panjang, film ‘Senyum Manies Love Story’ yang menceritakan kisah asmara Anies Baswedan dan Fery Farhati ketika masih muda akhirnya dirilis pada Kamis, 1 Februari 2024, di Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat.

Film ini dibintangi oleh Fahad Haydra yang memerankan Anies Baswedan dan Denira Wiraguna yang memerankan Fery Farhati. Adapun tim film yakni sutradara Rony Mepet, penulis cerita Tisa TS, dan produser Haji Benny.

“Syukur alhamdulilah akhirnya hari ini kita sudah press release, official trailer film ‘Senyum Manies Love Story’. Kami mempersiapkan film ini hampir 2 tahun. Jadi saya anggap ini sebuah karya film, perjuangan dan doa, sampai pada akhirnya kami boleh menyelesaikan pembuatan film ini dan tepatnya hari ini, Kamis 1 Februari 2024, kami mengadakan press release di Jalan Diponegoro 10 Menteng Jakarta pusat,” kata Rony Mepet sang sutradara film.

Film ‘Senyum Manies Love Story’ mengisahkan Anies di masa remaja, saat kuliah di UGM Yogjakarta hingga menikah dengan Fery Farhati, dan akhirnya mereka berangkat kuliah ke Amerika Serikat. Juga diceritakan perjuangan Anies muda ketika pertama kali mendekati Fery untuk menjadi teman dekatnya.

Persiapan naskah ini cukup luar biasa. Sang penulis naskah adalah Tisa TS, penulis skenario film yang sudah biasa dengan genre remaja romantis. Hampir semua film-filmnya box office untuk cerita remaja.

“Saya awalnya ketemu dengan Mba Tisa sambil buka puasa bersama di sebuah tempat. Saya ingat itu tepat persis tanggal 30 April buka puasa bersama, kemudian kami rembukan ceritanya bersama dan setelah itu persiapan,” kata Rony.

Soal ide ceritanya berasal Anies Baswedan langsung. “Jadi saya tinggal panggil penulis dan saya menjelaskan idenya ceritanya. Namun saya menjelaskan bahwa ini adalah sebuah karya berpikir dari Pak Anies dan kita tidak main politik,” ujar sang sutradara.

Di film ini tidak menceritakan Anies Baswedan pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Gubernur DKI Jakarta. “Bukan itu yang kami ceritakan, orang sudah tahu semuanya tentang hal itu,” kata Rony.

Baca Juga  Klasemen Liga Inggris Setelah Liverpool Libas Luton

Film ini mengupas sosok pribadi Anies semasa muda yang tidak diketahui semua orang. Menurut sang sutradara, publik tidak mengetahui kisah cinta Anies Baswedan dan Fery Farhati, kisah itulah yang diangkat dan ceritakan dalam film ini.

“Hal itulah yang kita mau sampaikan di film ini, bagaimana kisah asmara mereka berdua. Dan bagi saya ini adalah lain daripada yang lain, sangat luar biasa menginspirasi, hendaknya film ini menjadi contoh dan panutan bagi remaja saat ini. Saya berharap film ini ketika melihat sosok dua sejoli wajib dicontoh kisah perjalanan cinta mereka berdua,” katanya.

Rony juga menuturkan bahwa dirinya pada 2014 sempat membuat film berjudul ‘Jokowi’ dalam dua versi, yakni ‘Jokowi’ dan yang satunya ‘Jokowi Adalah Kita’.

Di film ‘Jokowi Adalah Kita’, Rony menjadi sutradara. Tapi film ‘Jokowi Adalah Kita’ sangat beda dengan ‘Senyum Manis Love Story’.

“’Jokowi Adalah Kita’ itu full pencitraan banget, memang ada cerita romantisnya Pak Jokowi dengan Ibu Iriana, tapi semua ceritanya didasarkan dengan full pencitraan. Tapi saya tidak mau bercerita tentang itu, yang saya ceritakan saat ini adalah film Senyum Manies Love Story,” ujar Rony.

Baca Juga  Firasat Orang Tua Septian Sebelum Helikopter Jatuh di Hutan Halmahera

Dia pun menceritakan kesulitan yang dihadapi ketika pengambilan gambar, terutama saat detik-detik terakhir untuk pengambilan adegan, hujan deras di lokasi shooting di Anyer, Banten. “Apa pun yang terjadi, mau itu hujan badai, kami harus selesaikan pekerjaan. Kendala yang lain ketika pemain sudah dijadwalkan untuk shooting, tiba-tiba berhalangan untuk hadir karena sakit habis liburan tahun baru, akhirnya kita harus menunggu,” katanya.

Untuk pemilihan pemain khusus karakter Anies, pihaknya melakukan casting sekitar 6 bulan untuk mencari peran aktor yang benar-benar cocok, jadi memang benar-benar terseleksi

“Di sini saya sampaikan juga bahwa shooting day  kita memakan waktu kurang lebih 12 hari,” jelas Rony.

Rencananya, film ini akan diputar di Studio XXI. Mengenai kapan waktunya, Rony tak mau membocorkan. “Pasti banyak yang penasaran kapan film ini diputar, tinggal tunggu tanggal penayangannya,” ucapnya. (red/kba)

No More Posts Available.

No more pages to load.