Serahkan DIPA/RKA-KL 2020, Kakanwil Kemenag Maluku Titip Pesan dan Permintaan Maaf

oleh -153 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Fesal Musaad menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja & Anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL) Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 548.845.901.000.00.

Sebanyak 101 dokumen DIPA yang bersumber dari APBN tersebut diserahkan Kakanwil Kemenag Maluku kepada seluruh pejabat eselon III terdiri dari Kabag TU, Kepala Bidang, Pembimas dan Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Maluku.

Sebelum proses penyerahan DIPA dan RKA-KL Tahun Anggaran 2020 untuk seluruh satuan kerja (satker) Kemenag Maluku itu, Kakanwil sempat menitipkan beberapa pesan yang menjadi catatan penting kepada para pejabat eselon III.

Pesan pertama, bagi Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Maluku untuk terus menjalin koordinasi dan silaturahmi bersama Kepala Daerah dan jajaran Forkopimdanya.

“Saya tidak ingin dengar ada Kepala Kemenag Kabupaten/Kota yang hubungannya dengan Bupati kurang atau tidak harmonis dan harus terus bangun koordinasi lintas sektoral, karena Kemenag adalah mitra strategis pemerintah di daerah,” kata Kakanwil dalam Acara Penyerahan DIPA dan RKA-KL Tahun Anggaran 2020 yang dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Maluku, Ambon, Senin (16/12/2019).

Pesan kedua, Kakanwil menegaskan agar penyerapan anggaran dan akun belanja pegawai di akhir tahun perlu dikontrol serta disesuaikan dengan jumlahnya.

“Hari ini kita berada di akhir tahun, dan saya minta pekerjaan yang belum terselesaikan segera diselesaikan, terlebih akun belanja pegawai itu seperti neraka, lebih neraka dan kurang juga neraka, jadi tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih,” tegasnya.

Pesan ketiga berikutnya terkait Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), agar tender proyek segera dipercepat. Kemudian madrasah yang dibangun dengan SBSN cepat diselesaikan.

Baca Juga  Hadiri Vicon Bersama Wakapolri, Kapolda Maluku: Tak Boleh Ada Permintaan Bantuan di HUT Bhayangkara

“Paling lambat tanggal 25 ke atas itu harus selesai, jika tidak, maka kita akan dikenakan sanksi selama 2 Tahun tidak bisa menjalankan proyek dari dana SBSN,” ungkap Kakanwil.

Terlebih menurut Kakanwil, anggaran SBSN ini berbeda dengan rupiah murni yang tidak diperuntukan untuk semua kementerian.

“Sebagai contoh Asrama Haji Waiheru Ambon, ini dibangun dari SBSN, dan target pembangunan untuk embarkasi haji kita percepat di tahun 2020 harus bisa terselesaikan,” terangnya.

Sementara di lain sisi, Kakanwil meminta penyakit tender belanja modal di pertengahan dan akhir tahun juga harus segera dibersihkan.

“Yang terpenting adalah di akhir tahun ini, kita perlu serius menggencot penyerapan anggaran yang tersisa dan lakukan percepatan pelaksanaan anggaran, mudah-mudahan seluruh satker berkomitmen untuk segera menghabiskan masing-masing anggarannya,” harapnya.

Selain menitipkan sejumlah pesan pentingnya, tidak lupa juga Kakanwil menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Maluku, apabila selama masa kepemimpinannya belum ada kontribusi pembangunan dan prestasi yang berarti bagi daerah ini secara kolektif.

Selanjutnya kepada beberapa pihak yang ingin menjatuhkannya, dirinya menyampaikan terimakasih karena telah turut serta ikut mengawal proses kinerjanya selama memangku jabatan sebagai Kakanwil Kemenag Maluku.

Baca Juga  Wakil Gubernur Buka Acara Webinar "Potensi Dan Pasar Ekspor Malut"

“Saya ucapkan terimakasih atas pengawalan ini, dan saya ingin sampaikan bahwa untuk menjatuhkan saya tidak perlu dengan cara menggulingkan, karena yang pastinya akan guling sendiri,” imbuhnya.

Disampaikan juga oleh Kakanwil sebagai tambahan informasi, bahwa saat ini dirinya sedang mengikuti asessmen jabatan tingkat tinggi di BKN dan KemenpanRB. Dirinya berharap, agar siapapun yang nanti akan menggantikan posisinya dapat berbuat lebih dari sekarang dan untuk kedepannya.

Sebelumnya Kabag TU dalam laporannya menjelaskan, bahwa DIPA merupakan dokumen pelaksanaan anggaran yang dibuat menteri atau pimpinan lembaga serta disahkan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan atas nama Menteri Keuangan RI.

DIPA berfungsi sebagai dasar untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran dan pencairan dana berdasarkan rencana pelaksanaan anggaran.

Selanjutnya, Kabag TU menyampaikan perkembangan terkait dengan DIPA 2019 sekaligus realisasi anggarannya, dimana pagu 2019 berjumlah total Rp. 738.422.010.000,00.

Disebutkan, realisasi anggaran sampai tanggal 16 Desember 2019 sebesar Rp. 669.653.370.316,00 dan yang tersisa berjumlah Rp. 68.768.639.684,00.

“Saya laporkan, bahwa sisa anggaran ini tersebar di beberapa satker diantaranya adalah Kanwil Kemenag Maluku bersama jajarannya kurang lebih 1,8 M. Kemudian sekitar 65,8 M tersebar di dua satker terbesar yaitu IAKN dan IAIN Ambon,” beber Kabag TU

“Sehingga presentase realisasi pagu 2019 di wilayah Maluku adalah 90,69% dan menempati urutan ke 30 nasional,” sambungnya.

Baca Juga  Gunakan MTU, PUPR SBB Gelar Sosialisasi dan Sertifikasi

Kemudian terkait kendala penyerapan dan realisasi anggaran, Kabag TU menguraikan pertama, faktor tersebut berasal dari rupiah murni yang disebabkan karena anggarannya diblokir.

Untuk anggaran SBSN, lanjut Kabag, dikarenakan adanya keterlambatan juknis dari eselon II/II dan PPK terlambat menyerahkan dokumen pelelangan kepada pokja provinsi serta ditambah sistem lelang terganggu.

“Kami laporkan juga kendala lainnya adalah revisi tambahan masuk pada akhir tahun, dan bansos terlambat disebabkan karena rekening penerima terlambat dimasukkan ke pihak Kanwil Agama Provinsi Maluku,” jelasnya.

Kendala selanjutnya, Kabag menambahkan, disebabkan kelebihan pagu belanja pegawai dan yang terbesar ada pada lingkungan Kantor Kemenag Kota Ambon berjumlah sekitar 11 M. 

“Sesuai laporan dan perkembangan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) bahwa sampai saat ini tinggal 5 M yang harus direvisi keluar dari Provinsi Maluku,” katanya.

Kabag meenyampaikan, pihaknya saat ini juga telah menargetkan untuk penyerapan dan realisasi anggaran Kanwil Agama Provinsi Maluku pada akhir tahun 2019 akan mencapai 95,8%.

Acara penyerahan DIPA dan RKA-KL Tahun Anggaran 2020 ini turut disaksikan seluruh ASN Kanwil Kemenag Maluku.

Sebelum proses penyerahan DIPA dan RKA-KL, dilakukan terlebih dahulu penandatanganan Pakta Integritas oleh para pimpinan satker Kemenag yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Maluku. (red/shinta/inmas)