Sesama Warga Liang Bentrok, Empat Rumah Terbakar

oleh -106 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Empat rumah warga Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon terbakar akibat bentrokan sesama warga setempat.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, IPDA. Izak Leatemia, kepada wartawan di Ambon, Senin (4/1/2021) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (3/1/2021) pukul 23.30 WIT.

Menurut Leatemia, bentrokan antar warga sekampung ini terjadi di perbatasan RT 08 dan RT 10 Negeri Liang.

Kejadian diduga berawal ketika sekelompok orang yang belum dikenal karena sebagian menggunakan tutup muka yang diduga warga RT 09 dan RT 10 beberapa kali melakukan pelemparan batu ke arah RT 08 dan RT 07 yang kemudian memicu aksi saling lempar.

Aksi saling lempar diikuti pembakaran ban bekas di jalan raya, berlokasi tepat depan rumah Kadir Samual di T 08 oleh kelompok pemuda RT 09 s/d RT 14.

Baca Juga  Cuaca Buruk, BMKG Emalamo Sanana Imbau Imbau Warga Waspada

Aksi saling lempar berlangsung sampai pada pukul 02.00 WIT, kemudian kelompok pemuda/remaja dari RT 09 s/d 14 masuk sampai ke kompleks warga RT 08 dan melakukan pengrusakan rumah warga serta melakukan pembakaran rumah keluarga Asri Lessy dan berdampak pada terbakarnya 3 (tiga) rumah lainnya yang berdekatan.

Kelompok pemuda / remaja RT 09 -14 setelah melakukan pembakaran kemudian perlahan mundur sambil melakukan aksi pelemparan batu.

Warga RT 08 yang rumahnya terbakar mencoba untuk memadamkan api dibantu dengan mobil tanki air milik warga.

kerugian materiil akibat bentrokan tersebut, empat rumah terbakar dan rusak berat. Rumah yang terbakar itu, milik Kader Samual, Asri Lessy, Erick Lessy dan Amina Soplestuny

Baca Juga  Kapolres Halsel Terapkan Protokol Kesehatan Saat Pimpin Sertijab Wakapolres

Pukul 23.50 WIT, personil Polsek Salahutu dibantu Personil BKO TNI AD (Pos Waai) mendatangi TKP dan pukul 02.30 WIT, perkuatan personil Polresta Ambon dan Sat Brimobda Maluku dipimpin oleh Kapolresta P. Ambon & PP. Lease tiba untuk mengamankan TKP dan membubarkan kedua kelompok.

Aksi lemparan batu oleh kelompok pemuda RT 09 s/d 14 pada pukul 05.00 WIT masih terus dilakukan.

Pihak Polresta berhasil mengamankan 2 (dua) orang Pemuda/Remaja Kompleks RT 09, antara lain Adam Rehalat (33) profesi sebagai sopir truk dan Muamar Samual (14) Pelajar SMK, yang kemudian pukul 06.15 WIT dibawa ke Polsek Salahutu untuk dilakukan pendalaman

Leatemia menambahkan, sampai saat ini dilakukan pengamanan dan penyekatan pada wilayah perbatasan RT 08 Negeri Liang, dan akan dilakukan Pos Pengamanan pada lokasi RT 07 dan RT 10. (red)