Sesosok Mayat Ditemukan Warga Bitung Mengapung di Dok Kapal

oleh -193 views
Link Banner

Warga Kota Bitung, dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki – laki menggunakan topi hitam bergaris putih, kaos oblong warna abu – abu dan celana pendek bercorak merah keabu – abuan, Selasa (10/9).

Mayat tersebut, ditemukan salah satu karyawan dok kapal PT Samudera Puranabile Abadi Bitung, Persi Bawias (53), warga Kelurahan Pateten Tiga, Selasa 10/9/2019, Pukul 12.00 Wita, dengan posisi terlentang dibawah pohon samping pagar dok.

Menurutnya bahwa mayat laki – laki ini bukanlah karyawan maupun orang dalam dalam dok, ia langsung memberitahukan kepada rekan – rekannya yang sementara bekerja.

Polisi Sektor Aertembaga yang mendapat informasi dari warga, langsung bergerak cepat ke lokasi tempat kejadian, melakukan pemeriksaan dan juga mengumpulkan keterangan saksi.

Dari keterangan saksi Persi mengatakan, almarhum bukanlah karyawan maupun warga sekitar, namun ia mengenalinya karena hampir setiap hari almarhum selalu masuk di lokasi dok.

Baca Juga  Jokowi Ingin Bangun Pelabuhan 700 Hektare di Ambon,ini Respon Bu Susi

Identitas mayat laki – laki diketahui setelah anggota polisi menyebar mencari informasi diluar dok. Begitu diketahui, almarhum bernama Charlos M Rafael (57), tinggal di kost – kostan Hengki Londok, warga Kelurahan Aertembaga Satu, Lingkungan III RT 011, Kecamatan Aertembaga.

Untuk membenarkan penemuan sosok laki – laki, Kapolsek Aertembaga, Iptu. Muhammad Hasbi SIK menjelaskan, apa yang disampaikan saksi Persi bahwa almarhum sering masuk di lokasi dok memang benar karena perahu jenis pakura milik almarhum parkir di lokasi tersebut.

Almarhum yang berprofesi sebagai nelayan, bertahun – tahun hidup di Kota Cakalang hanya sendirian menderita penyakit darah tinggi, selalu mengeluh kepada beberapa temannya kalau dada dan lehernya sering kali terasa sakit.

Baca Juga  DPRD Minta Pemerintah Antisipatif, Begini Tanggapan Tim Satgas Maluku Utara Cegah Penularan Corona

Meskipun dengan penyakit yang dideritanya, almarhum justru gemar mengkonsumsi minuman beralkohol jenis cap tikus.

Sebab, sebelum meninggal, almarhum terakhir meneguk alkohol pada Minggu 8/9/2019, bersama dengan salah satu rekannya sambil menonton televisi.

Dari hasil pemeriksaan anggota dilikasi TKP, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan ditubuh korban. Namun, jenazah dimasukan ke dalam kantong mayat untuk dibawa ke Rumah Sakit Kota Bitung, dilakukan visum bagian luar. (Dan)