Sesuai Dengan Juknis, Siswa SD Kristen Nania Akan Ujian Sekolah Dari Rumah

oleh -21 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sesuai dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, tentang petunjuk teknis (juknis) ujian Sekolah Dasar (SD) dan SMP tahun ajaran 2020/2021 Nomor 50 Tahun 2021, maka Siswa SD Kristen Nania akan ujian sekolah dari rumah baik dalam bentuk dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

Hal ini disampaikan oleh Kepala SD Kristen Nania, Marthin Pattinasarany kepada Porostimur, di ruang kerjanya, Kamis (15/4/2021).

Pattinasarany menjelaskan, ada beberapa item yang diatur sesuai dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor 50, yang pertama tentang soal ujian. Penyusunan kisi-kisi soal dan indikator soal, harus memenuhi beberapa kriteria.

“Setelah kisi-kisi soal terbentuk maka dibuat penyusunan soal. Penyusunan soal ini pun dibagi berdasarkan bentuk-soal tersebut, antara lain berupa portofolio, penugasan, tes secara daring/luring, dan bentuk kegiatan penilaian yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. Itu menyangkut bentuk sosial”, ujarnya.

Ia melanjutkan, pelaksanaan ujian mencakup 3 rana yaitu rana sikap melalui penilaian akhlak mulia, rana pengetahuan dan rana keterampilan.

Baca Juga  Kapolda Maluku Terima Audiensi Kadis Pariwisata Maluku

“Ujian tulis itu sesuai dengan kondisi sekolah.
Ujian tulis bisa dalam bentuk pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, uraian dan juga menjodohkan atau mencocokan isian atau jawaban singkat dan untuk teknik penilaian, jumlah soal, skor penilaian, dan ketentuan lainnya, itu diserahkan kepada satuan pendidikan”, papar Pattinasarany.

Kepala SD Kristen Nania, Marthin Pattinasarany

Sedangkan menurutnya, untuk penyelanggaraan ujian sesuai juknis, maka akan dilakukan dalam model daring/luring, tidak diperkenankan atau dilarang untuk ujian tatap muka di sekolah.

Untuk model daring, dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Sedangkan untuk luring, strategi yang diambil oleh SD Kristen Nania dengan sudah bersepakat dengan orang tua siswa yaitu membentuk kelompok dan melaksanakan ujian di rumah, nantinya pihak sekolah juga akan melihat tempat yang layak dan menentukan titik-titik tertentu untuk tempat berkumpulnya kelompok-kelompok untuk pelaksanaan ujian tersebut.

Baca Juga  Lakukan Sidak di Dispendikbud, Bupati Halsel: Segera Kembalikan Aset yang Dibawa Mantan Pejabat

Pattinasarany menuturkan, ujian sekolah untuk SD akan dilaksanakan pada 3-7 Mei 2021 sedangkan untuk evaluasi dan monitoring akan dilaksanakan oleh Dinas Pendikan dan hasil monitoring akan dimanfaatkan untuk pemetaan mutu pendidikan di Kota Ambon.

“Jadi itu sedikit gambaran tentang ujian teknis untuk SD dan juga berlaku bagi SMP dan untuk SD Kristen Nania, siswa kelas 6 yang akan mengikuti ujian kelulusan berjumlah 20 orang”, ungkapnya.

Disinggung terkait kendala selama proses pembelajaran online ini, Pattinasarany mengatakan kendala yang dihadapi yakni terkait masalah gangguan jaringan dan kepemilikan media pembelajaran dalam hal ini handphone bagi siswa.

“Berbicara tentang daring, maka kendalanya adalah ada yang satu rumah menggunakan satu handphone untuk beberapa anak, sehingga orang tua murid terlambat merespon karena penggunaan handphone tersebut, jadi kita ada sedikit toleransi, tapi itu tudak menjadi masalah. Tugas-tugas dan zoom tetap berjalan”, imbuhnya. (alena)