Setahun Glenn Fredly Meninggal Dunia, Penggemar Diajak Tabur Bunga

oleh -49 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Musisi legendaris Glenn Fredly telah meninggal dunia. Dalam mengenang satu tahun kepergiannya, para penggemar diajak untuk tabur bunga bersama.

“8 April 2021, satu tahun kepergian mendiang Glenn Fredly. Kita sama-sama mengenang segala bentuk cinta dan sejarah perjuangan beliau di industri musik Indonesia,” tulis pihak Bumi Entertainment dalam Instagram mereka.

Segenap bentuk harapan kita abadikan bersama pada Kasih di Hari yang Putih,” tambah mereka.

Aksi tebar bunga mawar putih akan dilakukan selama beberapa hari. Kegiatan bertajuk Kasih di Hari Putih ini diumumkan langsung oleh Bumi Entertainment selaku talent management yang didirikan oleh Glenn Fredly.

Unggahan yang sama juga diunggah oleh istri Glenn Fredly, Mutia Ayu. Ia mengajak seluruh pengikutnya di Instagram untuk turut berpartisipasi dalam mengenang kepergian suami tercinta sekaligus penyanyi bersuara emas asal Ambon itu.

Baca Juga  Empat wakil Indonesia masuk final Thailand Open

“Layaknya Kasih yang putih, dengan menyebarkan bunga putih di sekitaran mural Glenn Fredly yang bertepatan di M Bloc Space dan Panglima Polim. Mari mengenang bersama, sebagai bentuk penghargaan terhadap satu tahun kepergian sang penuang musik, Glenn Fredly,” tulis Mutia Ayu.

Pada unggahan tersebut, dinyatakan bahwa kegiatan tabur bunga mawar putih berlangsung di Lapangan Basket YPK pada hari ini, 8 April 2021. Tepatnya, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Setahun Glenn Fredly Meninggal Dunia, Penggemar Diajak Tabur Bunga

Kemudian, tabur bunga juga akan diadakan di area M Bloc, dimulai pukul 11.00 WIB hingga 20.00 WIB. Selain itu, juga akan dilangsungkan penayangan video eksklusif pada pukul 16.00 WIB di M Bloc.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan talkshow pada pukul 16.30 WIB. Setelah itu, di akhiri dengan live music performance pada pukul 17.30 WIB.

Baca Juga  Deretan Musisi Ini Akan Mencetak Sejarah Di BBMAs 2020

Sementara itu, Glenn Fredly telah berkarier di industri musik Tanah Air selama 25 tahun. Ia meninggal pada 8 April 2020 akibat penyakit radang otak. Kepergiannya meninggalkan istri dan putri yang saat itu berusia 40 hari, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo.

(red/medgo)