Setubuhi Anak Dibawah Umur, JK Warga Desa Hatu Terancam 15 Tahun Penjara

oleh -65 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Desa Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Kepulauan Maluku Tengah, kini dinaikkan untuk Pemberkasan Tahap 1.

Tersangka Peaks JK yang kini sementara di tahan di Mapolresta dijerat dengan Pasal 81 UPPA No 17 tahun 2016, dengan ancaman 15 Tahun Penjara,

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy, kepada media pers di Ambon, Sabtu (28/12/2019) menyampaikan, kasus tersebut sedang di tangani Satreskrim Polresta Ambon.

Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini terjadi pada Selasa 1/12/2019 sekitar pukul 18:00 Wit yang terjadi di kamar mandi.

Berdasarkan kronologi yang dirilis” korban anak di bawa umur AMP (13), saat mana pelaku JK memegang tangan korban dan menarik ke dalam kamar mandi, kemudian pelaku melakukan aksi bejatnya terhadap korban.

Baca Juga  Ternyata Minum Kopi Membuat Wanita Sehat, Ini Alasannya

Menurut Kaisupy, kasus ini terungkap karena saksi mata, yakni adik korban melihat pelaku dan korban sedang bersama-sama di dalam kamar mandi pelaku.

Setelah dilihat oleh saksi akhirnya perkara tersebut dilaporkan dan kini dalam penanganan bahkan sudah sampai tahap penyidikan dan telah memeriksa 3 orang saksi termasuk korban dan memeriksa pelaku.

Kemudian pelaku telah ditetapkan sebagai Tersangka dengan Pasal 81 UPPA no 17 thn 2016 tentang perlindungan anak dengan Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan telah ditahan di rutan Polresta P. Ambon P. P. Lease, tutup Kaisupy. (keket)