Seyum Usman-Bassam Gagalkan Petahana di Halmahera Selatan

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Suhu politik di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara sepekan ini menjadi trending topik di kancah nasional, dikarenakan gagalnya petahana maju bertarung melawan pendatang baru dikandang sendiri.

Gagalnya Bupati Bahrain Kasuba menuju periode kedua disebabkan kekurangan dukungan partai politik.

Namun nasib sial menimpa petahan Bahrain Kasuba saat hendak mendaftar di KPU Halsel, disebabkan kekurangan dukung partai politik seperti diatur dalam PKPU.

Sebelumnya Bahrain-Muhlis didukung tiga partai politik yang memiliki enam kursi di legislatif. Tiga partai itu yakni, Partai Genindra (tiga kursi), PKPI (dua kursi) dan Partai Berkarya (satu kursi).

Link Banner

Namun jelang pendaftaran ke KPUD, Partai Berkarya besutan Muchdi PR mengalihkan dukungan kepada Paslon Usman Sidik- Hasan Ali Bassam Kasuba yang sebelumnya telah didukung tujuh partai politik yakni PKB (empat kursi), PKS (dua kursi), PSI (satu kursi), PAN (satu kursi), Partai Demokrat (dua kursi), Partai Golkar (lima kursi), PDI Perjuangan (dua kursi) dengan jumlah 19 kursi di DPRD Halsel.

Baca Juga  Petra Kvitova Pupuskan Harapan Ons Jabeur Di Doha

Lebih parah dan menyakitkan lagi Bahrain Kasuba yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten PKPI Halsel itu dipecat sebagai ketua, satu hari menjelang pendaftaran di KPU Halsel.

PKPI pun memberikan dukungannya kepada Usman-Bassam.

Pemecatan Bahrain Kasuba sebagai Ketua DPK PKPI Halsel dan pukulan telak yang membuat petana tumbang sebelum pertandingan.

Di sisi lain, dengan bertambahnya dukungan PKPI, Usman-Bassam berhasil mendapatkan sembilan dukung partai politik dengan total kurai di DPRD Halsel mencapai 21 kursi.

Alhasil Pilkada Kabupaten Halmahera Selatan hanya diikuti pasangan Usman-Bassam dan Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan tanpa keikut sertaan petahana.

Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan didukung Partai NasDem (lima kursi) Dan Partai Hanura (satu kursi).

Hingga kini tahapan demi tahapan telah dilalui oleh KPU dan Bawaslu Halsel seperti yang diterapkan berdasarkan mekanismenya yaitu verifikasi faktual berkas atas dokumen masing-masing bakal calon, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan psikologi dan mengikuti tes urine di Kantor Badan Narkotika Nasional Malut di Ternate.

Baca Juga  Tim Rescue NasDem Disambut Antusias Korban Gempa Maluku

Usman-Bassam sendiri sudah melalui tes urine dan melanjutkan tahapan psikotes serta wawancara sesuai dengan tahapan KPU yang berlangsung di Muara Hotel, Kota Ternate, Kamis (10/9/2020) hari ini dengan lancar.

Saat di wawancarai, mantan wartawan RCTI sangat santai menjawab pertanyaan awak media. Dia bahkan mengajak kandidat lain agar jangan saling memfitnah dan menghujat akan tetapi lebih fokus pada kompetisi secara sehat.

Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat PKB itu juga menyinggung oknum yang menghembuskan isu yang tidak baik karena saat ini masih ada tahapannya.

“Saya mengajak kepada kandidat yang lain mari kita berkompetisi secara sehat, jangan kita saling memfitnah dan menghujat, apa lagi memainkan isu yang tidak benar adanya, karena semua inikan masih ada tahapan-tahapannya,” ujar Usman.

Baca Juga  Gelar Tabligh Akbar, DWP Kanwil Kemenag Malut Datangkan Mamah Dedeh

Usman bilang, Insya Allah dia dan Bassam paling siap bertarung dalam Pilkada 2020 ini

“Jadi semua pihak dalam kompetisi ini, mari berpolitik secara sehat, jangan mengendepankan etika politik tidak baik, yang jelas Balon Usman-Bassam bakal menciptakan politik yang berbeda di Halsel,” tukasnya.

“Kami diserang dalam kondisi apapun, tetap kami andalkan ‘Senyum’. Kami tidak memilah yang mana musuh dan mana lawan, karena kita semua berkeinginan membangun Halsel kedepan lebih baik,” kata Usman sambil tersenyum kepada puluhan awak media.

Ditanya soal bergabungnya Bahrain Kasuba ke Balon Helmi-Ode, mantan jurnalis itu mempersilahkan, sebab itu hak politik masing-masing orang.

“Usman-Bassam siap bertarung, kami anggap semua lawan itu kuat, tidak ada lawan yang ringan. Secara psikologis, semua menginginkan kemenangan dan siapa saja mau menang, tetapi hendaknya dengan cara-cara yang santun,” pungkas Usman.(adhy/al)