Siapa Anthony Quinn Warner, Terduga Pelaku dalam Ledakan Nashville?

oleh -43 views
Link Banner

Porostimur.com | Nashville: Badan Penyelidik Federal (FBI) melakukan penggeledahan pria bernama Anthony Quinn Warner, terduga pelaku ledakan di pusat kota Nashville.

Sebanyak tiga orang dilaporkan terluka dan 40 bangunan rusak dalam insiden pada saat Natal (25/12/2020). Muncul kabar bahwa ditemukan potongan tubuh manusia.

Media lokal The Tennessean memberitakan, penyelidikan terjadi pukul 11.00 waktu setempat di sebuah rumah di Bakerton Road Antioch, masih di kawasan Nashville.

Berdasarkan keterangan tetangga sekitar, mereka melihat ada RV yang dipakai dalam ledakan di pusat kota selama dua pekan terakhir.

Dalam laporan LexisNexis, alamat Warner disebut berada di 3724 dan 114 Bakerton Road. Dia disebut lahir pada Januari 1957 dan berusia 63 tahun.

Baca Juga  Jalin Kebersamaan, Babinsa Koramil 1504-04/Salahutu Komsos Dengan Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda

Allpeople.com, situs untuk keperluan bisnis memerlihatkan nama Warner berkaitan dengan Custom Alarms Electronics, usaha yang berlokasi di 3724 Bakerton Road.

Dilansir Allbiz.com, Custom Alarms Electronics didirikan pada 2000-an dan bergerak di industri instalasi listrik, dikutip Newsweek Sabtu (26/12/2020).

Hanya satu pegawai yang masuk dalam daftar perusahaan itu, dengan penjualan tahunannya mencapai 70.000 dollar AS (Rp 987,4 juta).

Sementara untuk pencarian Anthony Warner di catatan kriminal Davidson County menunjukkan ada sosok pria yang lahir pada 17 Januari 1957.

Pada 29 Januari 1978, dia ditahan atas kejahatan kepemilikan zat yang diawasi ketat. Tanggal lahirnya cocok Anthony Quinn Warner yang dirilis LexisNexis.

Dua sumber dari penegak hukum kepada Newsweek mengungkapkan, para penyelidik federal tengah mencari ibu Warner guna melakukan tes DNA.

Baca Juga  HUT RI, Indorunners Ambon lari 7,3 Km bawa bendera

Mereka menduga ledakan itu merupakan upaya bunuh diri, dan DNA ibu Warner diperlukan untuk memastikan terkait potongan tubuh manusia yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kepala Kepolsiian Metro Nashville John Drake membenarkan, jajarannya menemukan adanya potongan jasad manusia pada Jumat petang waktu setempat.

Otoritas menolak menjabarkan seperti apa kegiatan mereka di Anthony, dan hanya menyebutkan mereka mengientifikasi terduga pelaku dalam insiden ledakan tersebut.

FBI menjelaskan, mereka bekerja berdasarkan 500 petunjuk yang ditemukan selama 24 jam terakhir, dan meminta publik untuk bersabar.

Pada Sabtu sore waktu setempat, Associated Press memberitakan sebanyak 250 agen federal, analis, dan staf terkait dikterahkan untuk mengungkap kasus ini.

Wali Kota John Cooper memberlakukan jam malam di area sekitar ledakan hingga Ahad (27/12/2020) untuk mempermudah investigasi. (red/kompas.com)