Sidang Lanjutan Perkara Pemilu di Kepuluan Sula, Bustamin Sanaba dkk Makin Terpojok

oleh -324 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Lima terdakwa kasus tindak pidana pemilu di Kepuluan Sula kini dalam posisi sulit.

Hal ini menyusul digelarnya sidang lanjutan tindak pidana pemilu dengan agenda pemeriksaan saksi oleh Pengadilan Negeri (PN) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Senin (9/11/2020).

Pada sidang lanjutan kasus dugaan pengusiran Panwas Desa Capalulu tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi sebagaimana diminta hakim.

Sebelumnya, JPU telah membacakan dakwaan terhadap lima terdakwa yang merupakan tim pasangan calon Hendrata Thes dan Umar Umabaihi (HT-UMAR).

Link Banner

Kelima orang tim HT-UMAR ini didakwa telah melakukan tindak pidana pemilu pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula tahun 2020.

Baca Juga  Oligarki, Mengontrol Perut Rakyat

Mereka adalah Bustamin Sanaba, Salem Buamona, Sahdi Duwila, Salman S Naipon, dan satu anggota DPRD Kepulauan Sula, Ajis Umanahu.

Dalam perkara ini, JPU menghadirkan enam orang saksi untuk diperiksa dalam persidangan. Keenam saksi diantaranya Yulianti Kemhay, Sunarti Umasangadji, Marwan Kaunar, Mansur Umafagur, Riswan Umasugi dan Salamudin Teapon.

Saat persidangan, hakim telah memeriksa semua saksi terkait perbuatan para terdakwa dalam kasus tindak pidana pemilu yang terjadi di Desa Capalulu.

Dalam pemeriksaan saksi oleh majelis hakim, semua saksi memberikan keterangan dimana mengarah pada seluruh perbuatan terdakwa.

Usai pemeriksaan saksi, sidang kemudian diskorsing dan dilanjutkan setelah salat Magrib dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari terdakwa, sebagaimana dilansir dari tandaseru.com.

Kasipidum Kejari Kepulauan Sula Donny P. Nababan selaku JPU menyampaikan, sidang sementara diskorsing dan akan dilanjutkan malam dengan agenda pemeriksaan saksi yang meringankan para terdakwa.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon, Senin 4 Mei 2020

“Sidang dilanjutkan sebentar malam untuk pemeriksaan saksi-saksi yang meringankan para terdakwa,” tukas Donny. (red/tsc)