Sikap Tasamuh, Menghargai Perbedaan dan Dalilnya dalam Islam

oleh -94 views
Contoh salah satu toleransi agama di Indonesia/ sumber foto : dosenpendidikan.co.id

Sikap tasamuḥ ialah sikap yang mengarahkan pada keterbukaan dan menghargai perbedaan. Karena perbedaan merupakan fitrah yang sudah menjadi ketetapan Allah Subhanahu wa ta’ala dan seluruh manusia tak bisa menolak-Nya.

Dalil tentang tasamuh ini disebutkan dalam Al Quran. Allah Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya: Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui, Maha mengenal” (QS. al-Hujurāt : 13)

Baca Juga  Afgan Gandeng Jessi untuk Kasih Sentuhan Musik Rap di Lagu Baru Escape

Konsep tasamuḥ yang ditawarkan Islam sangatlah rasional dan praktis serta tidak berbelit-belit. Yaitu dengan mengenali, menghargai, dan terbuka dengan perbedaan. Namun, apabila hubungannya dengan keyakinan dan ritual, agama Islam tidak mengenal kata kompromi. Keyakinan umat Islam kepada Allah tidak sama dengan keyakinan para penganut agama lain begitu pula dengan ritualnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.