Sisi Gelap Pramugari yang Jarang Terekspose, Dilecehkan hingga Terjerumus Prostitusi

oleh -383 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Menjadi pramugari, merupakan salah satu profesi yang cukup banyak diincar. Ada banyak keuntungan jika Anda melakoni pekerjaan ini, mulai dari traveling gratis, gaji dan tunjangan besar, dan masih banyak keuntungan lainnya. Namun ternyata, di dunia pramugari ada sisi gelapnya juga loh.

Sudah dipastikan setiap pekerjaan atau profesi memiliki risikonya tersendiri, termasuk menjadi seorang awak kabin.

Jangan Anda pikir selamanya akan mendapat hal-hal yang menyenangkan saja. Lalu apa saja sisi gelap dari pramugari?

Berikut faktanya sebagaiman dilansir dari channel YouTube K-Populer.

Dilecehkan penumpang

Memiliki tubuh yang ideal adalah salah satu dari kelebihan dan sekaligus sebagai syarat menjadi pramugari. Sebab ini akan berpengaruh terhadap penampilannya, supaya lebih menarik.

Namun ada saja insiden yang tidak menyenangkan. Di mana sebagian penumpang yang nakal malah melecehkan pramugari yang sedang bertugas.

Tentunya ini menjadi sesuatu yang tidak nyaman, terlebih sikap pramugari harus tetap sabar meladeni penumpang, termasuk yang melecehkannya.

Baca Juga  Biar Pandemi Pemda Malra Rayakan HUT Kemerdekaan Ke-76, Dengan Patuh Pada Prokes

Jarang bertemu keluarga

Duka yang dirasakan oleh pramugari adalah jauh dan jarang bertemu dengan keluarga. Jam kerja yang panjang, juga kerap berubah-ubah membuat mereka sulit membagi waktu untuk keluarga bahkan dirinya sendiri.

Terkadang pramugari tidak mendapatkan libur saat tanggal merah atau di hari raya dan tahun baru. Mereka harus tetap melayani para penumpang, agar perjalanan tetap nyaman dan aman.

Jalani seleksi ‘buka-bukaan’

Sebelum diterima sebagai pramugari, tentunya ada seleksi dan tesnya terlebih dahulu. Mulai dari kecakapan dalam bicara, berbahasa asing, attitude-nya hingga dari segi fisiknya.

Namun yang mengejutkan di salah satu maskapai penerbangan di Malaysia, para calon pramugari ini saat melakukan seleksi malah diperlakukan tidak wajar.

Baca Juga  Jangan Sampai Salah! Ini Cara Memilih Tas yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh

Pihak penyeleksi meminta mereka membuka seluruh pakaiannya, termasuk pakaian dalam seperti underwear dan bra.

Hal tersebut sempat viral dan ramai di media sosial beberapa waktu lalu. Padahal menurut pengakuan pramugari di salah satu maskapai penerbangan, seleksi yang dilakukan sebatas melihat tangan. Apakah ada tato atau bekas luka.

Bisnis prostitusi

Mungkin sebagian tidak percaya bahwa bisnis prostitusi bisa terjadi di dalam pesawat, dan dilakukan oleh pramugari dengan penumpangnya.

Kejadian ini sempat kepergok di beberapa kasus maskapai. Bahkan penghasilannya bisa mencapai miliaran rupiah.

Misalnya pramugari di salah satu maskapai penerbangan Timur Tengah, memergoki rekannya sedang melakukan servis ‘esek-esek’ dengan penumpangnya.

Ini berakibat fatal, karier pramugari yang melakukan bisnis terlarang tersebut pun tamat. Ia langsung dipecat karena dianggap mencoreng nama baik maskapai.

Baca Juga  Produksi Tambang Freeport Lesu, Ekonomi Papua Merosot Hingga 15,72%

Diperlakukan seperti robot

Sebagian pramugari merasa, bahwa mereka diperlakukan dan dipekerjakan seperti robot. Hal ini karena terkadang jam terbang yang terus menerus tanpa jeda. Kemudian pramugari juga bisa berada di dalam kabin lebih dari 14 jam, lho.

Selain itu pramugari juga harus siap di segala situasi dan kondisi apapun. Rata-rata pramugari memiliki jam kerja 65 hingga 90 jam perbulannya, kemudian ditambah dengan 50 jam untuk persiapan sambil menunggu jam terbang.

(red/okezone)

No More Posts Available.

No more pages to load.