SKK Migas-Inpex Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Corona di Tanimbar

oleh -50 views
Link Banner

Porostimur.com | Saumlaki: SKK Migas Inpex terus menyalurkan bantuannya kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), baik dilakukan secara langsung maupun melalui keterlibatan vendornya, guna membantu masyarakat, dengan tujuan meringankan beban sesama ditengah pandemi Covid 19.

Pad Selasa (28/7) kemarin, dengan mengandeng LSM Pita, SKK Migas – Inpex melakukan pembagian sembilan bahan pokok (sembako) di tiga desa yakni Bomaki, Lermatang dan Latdalam.

Bantuan sembako ini berpusat di Desa Bomaki dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon.

Adapun paket yang dibagiakan ke tiga Desa tersebut seluruhnya berjumlah 750 paket sembako. Dengan rincian paket sembako di Desa Bomaki berjumlah 150, Desa Lermatang 450 dan di Desa Latdalam 150.

Bupati Fatlolon, menyampaikan terimakasih kepada SKK MIGAS-INPEX dan LSM PITA karena telah menyelenggarakan acara yang sangat membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini. Ia berharap semoga bantuan Ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima.

Baca Juga  Pengakuan Pelaku Video 'Merah Putih Dikencingi': Air Seni Tak Kena Bendera

Sementara itu, Ketua LSM PITA Jecklyn Siletty, mengatakan bahwa acara ini dapat terselenggara karena komunikasi dan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan pemerintah desa setempat.

“Semoga pembagian ini berjalan dengan lancar tanpa ada konflik apapun.

Sedangkan Fidelis Samponu selaku PIC INPEX Masela, menyampaikan bahwa kehadiran LSM PITA turut memberikan warna bagi Inpex Masela karena LSM yang terdiri dari Anak Muda Tanimbar ini mampu membangun komunikasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat di tengah Pandemic Covid-19.

Fidelis juga mengapresiasi Pemerintah Daerah KKT atas kehadiran Bapak Bupati untuk menyaksikan secara langsung penyerahan bantuan kepada masyarakat Desa Bomaki.

Adapun sasaran penerima bantuan dimaksud adalah Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pemerintah Desa dan masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sama sekali dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah. (jefri)