SMKN 5 Ambon Gunakan PBM Sistem Daring

oleh -23 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Proses Belajar Mengajar (PBM) pada SMK Negeri 5 Ambon menggunakan sistem Daring (Dalam Jaringan), dimana guru berada di sekolah memberikan materi pembelajaran dan siswa mengikutinya dari rumah.

Termasuk 88 siswa baru SMK Negeri 5 yang sudah diterima, juga mengikuti pemebelajaran dengan sistem Daring atau belajar dari rumah,” kata Kepala SMK Negeri 5 Ambon, Elsina Aunalal, S.Sos. M.Pd di Ambon, Selasa (1/9/2020).

Menurut Aunalal, PBM secara Daring selama ini berjalan dengan baik dan lancar, dimana para guru mata pelajaran mempersiapkan berbagai materi pembelajaran dan siswa mengikuti dengan baik dari rumah termasuk juga berdialog.

Namun, jika harus praktek disekolah maka siswa datang dengan persetujuan orang tua dan dibatasi hanya 10 siswa, dengan mangacu pada protokol kesehatan cuci tangan, ukur suhu, pakai masker dan jaga jarak.

Link Banner

”Memang PBM terkendala dengan jaringan namun tidak berlangsung lama dan untuk membantu menunjang jaringan internet untuk belajar, pihak sekolah memberikan bantuan Pulsa baik kepada guru maupun siswa,” ucapnya.

Baca Juga  Jelang Buka Puasa, Polres Halsel Bagi Takjil & Makanan Siap Saji

Pemberian bantuan Pulsa sesuai arahan Kemendikbud dapat dilakukan dan dianggarkan melalui dana BOS, dan sudah dilakukan sejak bulan Juli 2020 lalu.

Kini, Kemendikbud sesuai program baru kembali menerbitkan Surat Edaran (SE), agar pemberian Pulsa kepada guru dan siswa dilakukan selama empat bulan, terhitung bulan September dan berakhir bulan Desember 2020.

Untuk itu, pihak sekolah mengambil langkah agar setiap guru mendaftarkan para anak didiknya, kemudian disampaikan ke pihak sekolah khusus yang mengelola pemberian pulsa melalui dana BOS tersebut, dan Pulsa yang diberikan langsung melaui Ponsel, HP Android seharga 150 sampai 200 ribu rupiah.

Dikatakan, setiap guru ke sekolah dengan mengikuti protokol kesehatan dan mereka berada di masing-masing ruang satu orang guru, sambil mempersiapkan materi pembelajaran untuk disampaikan kepada siswa secara daring sehingga di sekolah suasananya aman terkendali.

Baca Juga  Idul Adha Jatuh Pada 11 Agustus 2019

Diharapkan, pihak sekolah selalu patuh dan taat serta disiplin mengikuti anjuran pemerintah dengan mengikuti protokol kesehatan yaitu cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, sehingga dapat memutuskan mata rantai Covid-19. (red/rtm/tmc)